Disdikbud Natuna Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Digital

  • 19 Mei 2026 14:38 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna -Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong transformasi pendidikan berbasis digital di seluruh sekolah. Pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Natuna mendapatkan bantuan digitalisasi pembelajaran dari Kementerian Pendidikan berupa Smart TV interaktif, laptop, dan perangkat internet Starlink.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Natuna, Umar Wira Hadi Kusuma, menjelaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari program digitalisasi pembelajaran yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurut Umar, bantuan yang diterima Natuna terdiri dari 117 unit papan interaktif digital atau Smart TV, 117 unit laptop, serta perangkat Starlink untuk 14 sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.

Bantuan yang diterima Natuna terdiri dari 117 unit papan interaktif digital atau Smart TV, 117 unit laptop, serta perangkat Starlink untuk 14 sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP." Ujar Umar Senin 18 Mei 2026 .

Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan secara bertahap guna mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar di sekolah. Hal ini terutama dalam pemanfaatan teknologi digital di ruang kelas.

Umar menambahkan program tersebut merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia. Program itu bertujuan mempercepat digitalisasi pendidikan di Indonesia, termasuk daerah terluar seperti Natuna.

Saat ini, kata dia, penggunaan papan interaktif digital masih dilakukan di ruang-ruang tertentu seperti laboratorium sekolah karena jumlah perangkat yang tersedia masih terbatas. Namun demikian, Disdikbud Natuna berharap pada tahun mendatang setiap ruang kelas di seluruh sekolah sudah dapat dilengkapi papan interaktif sehingga proses pembelajaran berbasis digital dapat berjalan maksimal.

Ia menjelaskan seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, memiliki kesempatan yang sama untuk menerima bantuan tersebut melalui pendataan pada sistem Dapodik. Menurutnya, seluruh sekolah di Kabupaten Natuna menyatakan kesediaannya menerima bantuan sehingga distribusi perangkat dapat dilakukan secara merata sesuai ketentuan dari kementerian.

Terkait kendala penggunaan perangkat digital, Umar mengaku hingga saat ini belum terdapat hambatan yang signifikan di sekolah-sekolah penerima bantuan. Hal tersebut karena para guru sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari kementerian terkait pemanfaatan perangkat interaktif digital dalam proses pembelajaran.

Selain itu, guru-guru yang telah mengikuti pelatihan juga melakukan pengimbasan atau berbagi ilmu kepada guru lain di sejumlah sekolah di Natuna. Sementara itu, Kepala SDN 001 Kelarik Barat, Muhammad Endi, mengatakan pihaknya telah memanfaatkan perangkat interaktif tersebut untuk berbagai kegiatan pembelajaran di kelas.Menurutnya, Smart TV digunakan untuk menampilkan video pembelajaran, animasi edukatif, hingga media evaluasi pembelajaran berbasis digital seperti Kahoot dan Wordwall.

Smart TV digunakan untuk menampilkan video pembelajaran, animasi edukatif, hingga media evaluasi pembelajaran berbasis digital seperti Kahoot dan Wordwall,itu dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran " Ujar Endi

Ia menambahkan penggunaan perangkat tersebut cukup membantu meningkatkan minat belajar siswa karena proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif.Meski demikian, pihak sekolah masih menghadapi kendala berupa akses internet yang belum stabil sehingga beberapa fitur pembelajaran daring belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Selain faktor jaringan internet, sebagian guru juga masih memerlukan pendampingan lebih lanjut . Hal ini diperlukan agar mampu mengoperasikan seluruh fitur yang tersedia pada perangkat interaktif digital tersebut secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....