Hardiknas Ke-67, Natuna Teguhkan Pendidikan Bermutu

  • 04 Mei 2026 08:57 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna-Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-67 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Senin 4 April 2026 . Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pemerintah daerah, pelajar, guru, dan insan pendidikan.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan Amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. bahwa Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional. Pendidikan disebut sebagai proses memanusiakan manusia melalui kasih sayang, ilmu pengetahuan, dan pembinaan sebagaimana ajaran Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yakni asah, asih, dan asuh.

Ia menyampaikan pendidikan merupakan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta memperkuat peradaban nasional. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab guna mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Pendidikan harus mampu melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab guna mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto." Ucapnya

Dalam pidatonya, Bupati juga menyoroti penerapan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning sebagai program prioritas nasional. Program ini menjadi strategi meningkatkan mutu pendidikan melalui pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, serta penyediaan lingkungan belajar yang nyaman dan modern.

Selain itu, pemerintah pusat terus memperkuat kualitas guru melalui peningkatan kompetensi, beasiswa pendidikan, pelatihan, hingga kesejahteraan melalui sertifikasi dan insentif. Guru dinilai sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan karena berperan sebagai teladan, agen pembelajaran, sekaligus pembangun peradaban bangsa.

Penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian melalui budaya sekolah aman, sehat, resik, dan indah, serta berbagai program seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pramuka, literasi, numerasi, STEM, dan Tes Kemampuan Akademik. Seluruh kebijakan diarahkan untuk menciptakan pendidikan inklusif, berkualitas, dan merata bagi seluruh anak bangsa.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Natuna mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Dengan pola pikir maju, mental kuat, dan misi yang lurus, ia optimistis Indonesia mampu melahirkan generasi cerdas, maju, dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....