Kekeringan di Bunguran Tengah, Warga Kesulitan Air Bersih
- 02 Apr 2026 20:06 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID.Natuna – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natun. Hal ini, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.
Camat Bunguran Tengah, Suhendrik, menyampaikan bahwa kekeringan menyebabkan sejumlah sumber air warga mengalami penurunan debit, bahkan mengering. Kondisi ini terjadi di beberapa wilayah, khususnya di Desa Harapan Jaya.
Ia menjelaskan, sumur gali maupun sumur bor milik warga di daerah tersebut tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan air seperti biasanya. Akibatnya, masyarakat terpaksa mencari sumber air alternatif.
“Beberapa titik di Desa Harapan Jaya mengalami kekeringan sumber air. Baik sumur gali maupun sumur bor mulai mengering,” ungkapnya. Rabu 1 April 2026.
Kondisi ini membuat warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Bahkan, sebagian warga harus berjalan hingga lebih dari satu kilometer menuju desa terdekat seperti Desa Air Kijang.
Namun demikian, hujan sesaat sempat mengguyur wilayah Bunguran Tengah pada Rabu 1 April 2026 sore memberikan sedikit kelegaan. Warga memanfaatkan momentum tersebut dengan menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah setempat bersama instansi terkait sebelumnya juga telah melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak. Meski begitu, bantuan tersebut masih terbatas karena adanya penanganan bencana lain yang juga terjadi di wilayah Natuna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....