Pemkab Natuna Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
- 28 Mar 2026 00:12 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir di Kabupaten Natuna menunjukan angka peningkatan. Karhutla yang terjadi khususnya diwilayah Pulau Bunguran Besar kini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
Perubahan kondisi cuaca yang ditandai dengan adanya musim panas ini kerap dimanfaatkan untuk membuka atau membersihkan lahan. Dalam beberapa kasus dilakukan dengan cara dibakar.
Praktik pembakaran lahan tersebut berpotensi menimbulkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini dapat terjadi terutama apabila sisa pembakaran tidak diawasi atau dipadamkan secara menyeluruh sebelum lokasi ditinggalkan.
Dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu sektor lain, seperti kesehatan masyaraka. Asap dari kebakaran yang terjadi dapat menurunkan jarak pandang karena kabut asap, hingga terganggunya aktivitas penerbangan.
Dalam upaya mengantisipasi dan langkah pencegahan dini tersebut Pemerintah Daerah mengimbau masyararakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Adapun point penting dalam imbauan pencegahan Karhutla yang disampaikan yakni :
| Baca juga: Babinsa Kadur Perkuat Komsos Warga |
Jangan Membuang Puntung Rokok Sembarangan
Hindari Membakar Sampah di Musim Kemarau
Baca juga: Babinsa Air Payang Perkuat KomsosPastikan Api Unggun Benar-benar Padam
Bersihkan Material Mudah Terbakar di Sekitar Lahan
Laporkan Kebakaran atau Pembakaran Ilegal
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitarnya. Warga juga dihimbau untuk bersama sama mencegah terjadinya Karhutla demi keselamatan dan keberlanjutan Kabupaten Natuna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....