Kualitas Udara Serasan Timur Tidak Sehat
- 22 Sep 2026 09:19 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Kualitas udara di Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, terpantau masuk kategori tidak sehat akibat dampak kabut asap. Kondisi tersebut berdasarkan hasil pengukuran UPTD Puskesmas Serasan Timur pada Senin 21 September 2026 pukul 08.05 WIB menggunakan Particle Counter DAZ-400.
Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi partikulat udara berada di atas standar baku mutu yang ditetapkan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat karena paparan partikel udara dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Kepala UPTD Puskesmas Serasan Timur Tata Suparti kepada RRI, Senin 21 September 2026, mengatakan kualitas udara saat ini masih berada dalam kondisi tidak sehat dan masyarakat perlu mengurangi paparan asap. “Mengingat kualitas udara saat ini masih dalam kategori tidak sehat dan dapat berisiko menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi, hingga memicu asma, kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi paparan asap di luar rumah,” ujar Tata Suparti.
Pengukuran PM2.5 tercatat mencapai 105 mikrogram per meter kubik, sementara standar baku mutunya sebesar 55 mikrogram per meter kubik. Parameter tersebut masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pemantauan pada pagi hari.
Sementara itu, konsentrasi PM10 mencapai 307 mikrogram per meter kubik dengan standar baku mutu 75 mikrogram per meter kubik. Nilai tersebut berada pada kategori berbahaya sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara.
Selain partikulat, hasil pengukuran mencatat suhu udara sebesar 27 derajat Celsius. Kelembapan udara juga cukup tinggi, yakni mencapai 87 persen, dibandingkan kisaran normal 40 hingga 60 persen.
UPTD Puskesmas Serasan Timur mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Masyarakat dianjurkan memperbanyak aktivitas di dalam ruangan, mencukupi kebutuhan air putih dan mengonsumsi makanan bergizi. Warga juga diminta menghindari pembakaran sampah maupun lahan serta memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi dari sumber resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....