Kualitas Udara Ranai Tidak Sehat, BDR Diberlakukan

  • 07 Sep 2026 19:48 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Kualitas udara di kawasan Kota Ranai, Kabupaten Natuna, terpantau berada pada kategori tidak sehat. Kondisi tersebut seiring dengan kabut asap yang terlihat semakin pekat di sejumlah wilayah.

Kondisi kualitas udara ini menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Pemerintah juga mengambil langkah pencegahan dengan memberlakukan Belajar dari Rumah atau BDR bagi peserta didik jenjang TK hingga SMP.

Kabid Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna, Harmidi, kepada RRI, Senin 7 September 2026, mengatakan masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kondisi tidak sehat. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika harus keluar rumah, terutama saat kondisi kabut asap terlihat pekat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Ranai membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Anak-anak, lanjutnya, menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan lebih selama kualitas udara belum membaik.

Penerapan BDR bagi jenjang TK hingga SMP dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi aktivitas anak di luar rumah. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu meminimalkan paparan kabut asap terhadap peserta didik.

Harmidi juga mengimbau masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker dengan baik. Selain itu, masyarakat diminta mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

DLH Kabupaten Natuna terus memantau perkembangan kualitas udara di wilayah Ranai dan sekitarnya. Pemantauan tersebut diperlukan untuk melihat perubahan kondisi udara sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dari instansi terkait. Selama kondisi udara masih tidak sehat, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan untuk menghindari dampak paparan kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....