SMAN 1 Bunguran Timur Perpanjang BDR

  • 20 Sep 2026 16:09 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- SMAN 1 Bunguran Timur memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah atau BDR bagi seluruh siswa mulai 21 hingga 23 September 2026. Kebijakan tersebut diterapkan menyusul kondisi kualitas udara yang masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Natuna.

Selama pelaksanaan BDR, siswa tetap diminta mengikuti pembelajaran dari rumah sesuai arahan guru. Sekolah juga mengingatkan peserta didik untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, Hj. Ida Susanti, S.Pd., kepada RRI, Minggu 20 September 2026, mengimbau seluruh siswa tetap fokus mengikuti pembelajaran dari rumah selama masa perpanjangan BDR. “Kami mengimbau seluruh peserta didik untuk tetap fokus menjalani pembelajaran mandiri dari rumah serta selalu menjaga kondisi kesehatan,” ujarnya.

Pelaksanaan BDR dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni Senin hingga Rabu, 21 sampai 23 September 2026. Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh peserta didik SMAN 1 Bunguran Timur selama kondisi udara masih menjadi perhatian.

Pihak sekolah juga meminta siswa tetap menerapkan langkah perlindungan dari paparan kabut asap. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi bagian dari imbauan yang disampaikan kepada peserta didik.

Selain menjaga kesehatan, siswa diharapkan tetap disiplin mengikuti proses belajar selama berada di rumah. Materi dan kegiatan pembelajaran tetap dijalankan sesuai ketentuan yang disampaikan pihak sekolah.

SMAN 1 Bunguran Timur juga mengajak warga sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pembakaran hutan maupun lahan diminta dihentikan karena dapat memperburuk kondisi kabut asap dan berdampak terhadap kesehatan.

Informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran dapat dipantau melalui kanal resmi SMAN 1 Bunguran Timur. Sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti BDR dengan baik sambil tetap menjaga kesehatan hingga kondisi udara kembali membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....