TNI AL dan Instansi Terkait Padamkan Karhutla 20 Ha di Batubi
- 06 Sep 2026 10:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna :Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai bersama Satgas Gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan gambut seluas kurang lebih 20 hektare di Jalan Poros Batubi-Ranai, Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Jumat 4 September 2026. Kebakaran lahan tersebut pertama kali dilaporkan oleh masyarakat yang melihat adanya titik api di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Pospam Karhutla Batubi bersama BPBD Kabupaten Natuna langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal. Dalam upaya awal tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Polres Natuna dan satu unit mobil pikap BPBD Kabupaten Natuna.
Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena titik api berada sekitar 500 meter dari jalan utama. Kondisi lahan yang merupakan area gambut, minimnya sumber air serta tiupan angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan. Situasi tersebut kemudian membutuhkan dukungan tambahan dari unsur TNI Angkatan Laut.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, sekitar pukul 23.00 WIB, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusup Yanto, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP, langsung memimpin Tim Damkar Lanal Ranai menuju lokasi kebakaran. Tim Lanal Ranai membawa satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter dan satu unit mobil pemadam kebakaran TNI AL untuk memperkuat upaya pemadaman yang sebelumnya telah dilakukan oleh personel gabungan.
Setelah berjibaku dengan kondisi medan dan api, sinergitas seluruh unsur akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.30 WIB, dan kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman serta kondusif.
Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran menghanguskan lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar milik masyarakat dengan luas kurang lebih 20 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Bunguran Barat. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat aktivitas pembakaran lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusup Yanto mengatakan, keterlibatan TNI AL dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat sekaligus melindungi lingkungan di wilayah perbatasan. Menurut Yusup, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mengingat kondisi geografis Natuna dan karakteristik lahan gambut dapat membuat kebakaran sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani.
“Kami mengapresiasi sinergitas semua pihak, mulai dari Polres Natuna, BPBD, Kecamatan hingga masyarakat. Ke depan patroli dan sosialisasi bahaya Karhutla akan terus kami tingkatkan,” ujar Yusup.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas, aktivitas tersebut juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan merusak lingkungan.
Dalam pemadaman tersebut, Satgas Gabungan melibatkan Lanal Ranai, Polres Natuna, BPBD Kabupaten Natuna, Polsek Bunguran Barat, aparat Kecamatan Bunguran Batubi serta masyarakat setempat. Lanal Ranai memastikan akan terus bersiaga dan memantau wilayah rawan kebakaran guna mengantisipasi terjadinya Karhutla kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....