Wagub Kepri Tinjau SPPG Bandarsyah
- 04 Sep 2026 21:12 WIB
- Ranai
RRI..CO.ID.Natuna.:Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Jalan Patimura, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu 2 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Nyanyang melihat kondisi dapur SPPG sekaligus meninjau tahapan pelayanan MBG yang dilakukan para petugas. Ia juga berdialog dengan pekerja dan pengelola untuk mengetahui proses pelaksanaan program, mulai dari penerimaan bahan pangan hingga makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Nyanyang mengatakan, secara umum pelaksanaan pelayanan di SPPG Bandarsyah telah berjalan dengan baik dan sesuai standar yang ditetapkan. Ia mengapresiasi kelengkapan fasilitas serta sarana pendukung yang tersedia di dapur tersebut.
“Alhamdulillah ini bagus sekali, kami senang melihatnya. Fasilitas dan sarananya lengkap dan semua prosedur berjalan sebagaimana adanya,” ujar Nyanyang kepada sejumlah wartawan.
Menurutnya, aspek kebersihan, ketersediaan air dan sanitasi menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan MBG. Berdasarkan hasil peninjauan, ia menilai sistem sanitasi dan ketersediaan air di SPPG Bandarsyah sudah sangat baik.
“Contoh tadi air. Kami lihat sistem sanitasi di sini bagus sekali, keberadaan airnya terjamin, infrastrukturnya bagus dan tentunya bersih. Menggembirakan sekali,” Ucapnya
Nyanyang menjelaskan, dalam peninjauan tersebut pihaknya juga melihat alur pengolahan makanan secara menyeluruh. Mulai dari bahan pangan yang masuk, proses sortir, pencucian sayuran, daging dan buah, pemotongan, produksi, pemorsian hingga makanan dikirim kepada penerima manfaat.
Selain proses produksi, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian. Nyanyang melihat langsung instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dimiliki SPPG Bandarsyah. Ia menyebut SPPG tersebut telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sehingga aspek kualitas air dan kebersihan makanan perlu terus dijaga dan diawasi.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap higienitas makanan akan terus dilakukan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Dinas Kesehatan. Hal tersebut penting untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat aman, bersih dan memenuhi standar kesehatan.
Selain memastikan kualitas pelayanan, Nyanyang juga menekankan pentingnya penggunaan tenaga kerja lokal dalam operasional SPPG. Pemerintah Provinsi Kepri akan mendorong agar dapur MBG yang berada di setiap kabupaten dan kota memprioritaskan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja.
“Kami akan memberikan imbauan kepada kabupaten kota, diwajibkan tenaga kerja yang ada di dapur tersebut dari daerah setempat. Kalau memang tidak ada, silakan, tetapi kalau ada, diwajibkan untuk memprioritaskan tenaga kerja dari daerah,” Ujarnya
Dalam kunjungan kerjanya ke Natuna, Nyanyang juga menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan untuk mendukung keberlanjutan MBG. Ia menyebut pemerintah akan terus mengawal produksi pertanian dan perikanan agar kebutuhan seperti beras, ayam dan telur dapat dipenuhi sekaligus menjaga stabilitas harga dan mencegah inflasi.
Sementara itu, Kepala SPPG Bandarsyah, Asih, mengatakan kunjungan Wakil Gubernur Kepri menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung proses pemorsian makanan di SPPG. Menurutnya, pada saat kunjungan berlangsung, tahapan produksi telah selesai dan petugas sedang melaksanakan pemorsian untuk selanjutnya didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Alhamdulillah Bapak sudah melihat secara langsung bagaimana proses pemorsian yang ada di SPPG. Produksi sudah selesai, kemudian Bapak juga melihat langsung keadaan IPAL dan beberapa bagian gudang. Alhamdulillah semuanya dinilai baik,” Ucap Asih.
Asih menyebutkan, SPPG Bandarsyah saat ini melayani 3.321 penerima manfaat. Ia memastikan pelaksanaan program MBG berjalan lancar tanpa kendala berarti dan menu yang disajikan telah mengikuti ketentuan yang berlaku. Untuk menjaga variasi dan selera penerima manfaat, sejumlah bahan makanan juga diolah dalam bentuk yang berbeda, seperti tahu menjadi nugget dan ayam diolah menjadi hidangan yang lebih variatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....