BPBD Natuna Bentuk Satgas Antisipasi Karhu
- 29 Agt 2026 20:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla menyusul terjadinya kebakaran di sejumlah titik dalam beberapa waktu terakhir. Selain memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, pemerintah daerah juga membentuk satuan tugas atau Satgas Karhutla dengan pembagian wilayah berdasarkan zonasi.
Kepala BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika, mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu mencegah terjadinya Karhutla. Raja Darmika kepada RRI, Sabtu 29 Agustus 2026, mengatakan warga yang menemukan dugaan pembakaran lahan secara sengaja diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
“Kalau masyarakat menemukan atau mencurigai adanya pembakaran yang memang disengaja, segera laporkan kepada pihak yang berwenang. Bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait hal tersebut juga akan mendapat hadiah sebagai bentuk apresiasi.” Ia meminta warga tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Raja menjelaskan, imbauan kepada masyarakat terus dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Sosialisasi tersebut dinilai penting karena dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi kebakaran di beberapa titik wilayah Kabupaten Natuna.
Menurutnya, pemerintah daerah juga telah membentuk Satgas Karhutla yang melibatkan berbagai unsur terkait. Satgas tersebut dibagi berdasarkan beberapa zonasi untuk memudahkan pemantauan dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Raja mengatakan pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, petugas juga menyiapkan sekat bakar sebagai langkah antisipasi agar api tidak mudah meluas. Upaya tersebut terutama dilakukan di kawasan yang dinilai rawan, termasuk wilayah Batubi dan Seminteh.
Ia menjelaskan, sekat bakar berfungsi membantu membatasi pergerakan api apabila terjadi kebakaran di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar. Dengan adanya pembagian zonasi dan kesiapan petugas, penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih terarah.
Raja mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca yang cenderung kering. Informasi dari masyarakat dinilai sangat membantu petugas dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak awal dan mencegah api berkembang menjadi lebih besar.
BPBD Natuna bersama Satgas Karhutla dan lintas sektor akan terus melakukan pemantauan serta sosialisasi di wilayah rawan kebakaran. Sinergi antara pemerintah, petugas dan masyarakat diharapkan mampu menekan kejadian Karhutla serta menjaga lingkungan dan keselamatan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....