Kecamatan Bunguran Timur Imbau Warga Cegah Karhutla

  • 25 Agt 2026 11:34 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID .Natuna – Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering. Imbauan tersebut disampaikan Camat Bunguran Timur, Syuparman, S.E., M.M., melalui kampanye pencegahan Karhutla yang ditujukan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Bunguran Timur.

Dalam imbauannya, masyarakat diajak bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

Camat Syuparman mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar. Larangan tersebut dinilai penting, terutama pada kawasan yang memiliki potensi mudah terbakar seperti lahan gambut, karena api dapat dengan cepat meluas ketika kondisi lingkungan kering.

“Mari bersama cegah Karhutla, rawat lingkungan, dan lindungi generasi mendatang,” demikian pesan Camat Bunguran Timur dalam kampanye pencegahan Karhutla.

Selain menghindari pembakaran, masyarakat juga diimbau menggunakan air secara efektif. Keran air agar dimatikan setelah tidak digunakan dan air bekas cucian maupun wudhu dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

Masyarakat juga dianjurkan membuat penampungan air hujan sebagai salah satu upaya menyediakan cadangan air, khususnya ketika terjadi kondisi kekeringan. Upaya menjaga lingkungan juga dapat dilakukan dengan merawat pohon dan tanaman yang berada di sekitar permukiman. Keberadaan vegetasi dinilai membantu menjaga kelembapan tanah dan kondisi lingkungan.

Camat Bunguran Timur turut mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok yang masih menyala berpotensi menjadi sumber api ketika dibuang di area yang kering.

“Cegah kebakaran hutan dan lahan, jaga lingkungan, jaga kehidupan,” Ujar Syuparman kepada masyarakat Kecamatan Bunguran Timur.

Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan menghindari aktivitas pembakaran, menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko terjadinya Karhutla.

Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat sekaligus mendorong perilaku yang lebih aman dalam beraktivitas di lingkungan sekitar. Dengan keterlibatan bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bunguran Timur diharapkan dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak Karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....