Harga Jeruk Impor Melonjak Jelang Perayaan Imlek
- 05 Feb 2026 14:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Harga jeruk impor di pasar tradisional terpantau mengalami kenaikan signifikan menjelang datangnya perayaan Imlek 2026/2577 Kongzili. Lonjakan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan konsumen terhadap buah impor yang menjadi ciri khas dalam perayaan tersebut.
Salah seorang pedagang buah di Pasar Wage Purwokerto Fiki menjelaskan bahwa harga jeruk impor kini berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Perubahan harga tersebut terjadi setiap hari mengikuti pembaruan nilai jual dari pihak pemasok.
"Kenaikan harga buah jeruk impor bisa mencapai 30 hingga 50 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa," ujar Fiki kepada RRI, Kamis (5/2/2026).
Meskipun harga sedang melambung tinggi, stok jeruk impor terutama pada jenis Kino, dipastikan tetap tersedia untuk memenuhi seluruh kebutuhan para pembeli. Pasokan barang mengalir rutin setiap hari sehingga pedagang tidak mengalami kendala kelangkaan meskipun permintaan pasar sedang berada pada puncaknya.
Baca juga: Pedagang Jalan Vihara Purwokerto Harap Penataan Dilakukan Serentak
Fiki merinci bahwa dirinya hanya menyediakan stok jeruk kino sebanyak satu hingga dua karton. Hal itu untuk mengantisipasi adanya risiko kerusakan buah.
“Satu karton jeruk impor tersebut biasanya memiliki bobot kotor antara 15 hingga 20 kg pada setiap kemasannya,” ucap Fiki.
Fiki berharap agar harga segera stabil kembali setelah melewati puncak perayaan Imlek. Menurutnya, keseimbangan antara pasokan dan harga sangat diperlukan untuk menjaga daya beli warga secara keseluruhan.
Sementara itu, salah satu pembeli buah, Aulia, merasakan dampak kenaikan harga saat berbelanja buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di pasar. Ia mencatat adanya kenaikan harga pada berbagai jenis buah, termasuk jeruk yang menjadi incaran utama bagi masyarakat menjelang Imlek.
Baca juga: Cuaca Pengaruhi Harga Cabai dan Bawang di Purwokerto
“Hampir semua buah naik, mungkin karena cuaca sama mau Ramadan dan imlek,” kata Aulia.
Aulia memperkirakan harga buah terutama jeruk akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya tepat saat perayaan Imlek. Meskipun demikian, ia tetap memutuskan untuk membeli karena buah-buahan tersebut telah menjadi bagian dari kebutuhan konsumsi rutin keluarganya. (Iday/Liina).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....