Sempat Melonjak, Harga Cabai Rawit Mulai Turun

  • 29 Mei 2026 10:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Memasuki momen pasca-Hari Raya Idul Adha ke-1447 H, pergerakan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional mulai menunjukkan dinamika yang beragam. Salah satu komoditas yang paling disorot oleh masyarakat adalah cabai, yang kini dilaporkan justru mengalami tren penurunan harga setelah sempat melonjak tinggi pada hari-hari menjelang lebaran lalu.

Seorang pedagang sayur di Pasar Manis Purwokerto, Kamisah, menjelaskan bahwa lonjakan harga cabai yang mengkhawatirkan justru terjadi pada hari-hari kemarin sebelum hari raya. Saat ini, harga komoditas pedas tersebut sudah berangsur turun dan relatif lebih bersahabat bagi kantong konsumen.

“Kenaikannya malah justru kemarin-kemarin. Sekarang malah udah turun, turun lagi maksudnya. Kemarin-kemarin itu kan cabai rawit merah sampai Rp70.000 lebih lah ya, sekarang udah Rp65.000,” ujarnya.

Lebih lanjut, penurunan harga ini tidak hanya terjadi pada jenis cabai rawit merah. Cabai merah keriting pun terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan, di mana sebelumnya sempat menyentuh angka Rp60.000 per kilogram, kini berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram.

Kendati demikian, situasi berbeda justru terjadi pada komoditas cabai hijau. Akibat pasokan yang sempat kosong dan langka di tingkat agen atau juragan pada hari Minggu lalu, harga cabai hijau justru meroket naik dari harga normal kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 menjadi Rp28.000 per kilogram.

Di sisi lain, pedagang tersebut juga mengungkapkan adanya perubahan perilaku belanja masyarakat pada musim lebaran kali ini. Berbeda dengan tahun-tahun terdahulu, di mana masyarakat berbondong-bondong membeli bumbu dapur segar dalam jumlah besar secara mendadak, kemarin kondisi pasar cenderung standar karena banyak konsumen yang beralih ke bumbu siap pakai (bumbu giling) serta mencicil belanjaan mereka jauh-jauh hari.

"Sekarang orang juga udah pada pinter, belanjanya enggak langsung mepet. Dari kemarin-kemarin mereka udah pada dicicil belanjanya. Jadinya kan harga nggak terlalu melonjak dan tetap stabil," ujarnya.

Terakhir, Kamisah memprediksi bahwa harga sayur-mayur dan bumbu dapur lainnya akan terus bergerak stabil dalam beberapa hari ke depan setelah sempat fluktuatif selama menjelang Hari Raya Idul Adha kemarin. Ia berharap pasokan dari tingkat petani dan agen tetap lancar agar harga tidak kembali melonjak drastis, sehingga daya beli masyarakat pasca-lebaran dapat tetap terjaga dengan baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....