Pj Gubernur Jatim: Digitalisasi BPD Kunci Penguatan Ekonomi
- 16 Jan 2025 14:59 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Komunikasi Direksi Bank Pembangunan Daerah (FKDK) dalam mendukung penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap isu terkini dan memberikan masukan kebijakan yang relevan.
"Rakernas ini sangat penting, karena akan memberikan masukan terkait perbaikan dan peningkatan kontribusi BPD dalam pembangunan," ujar Adhy usai membuka rakernis FKDK di Hotel Mercure Kota Malang, Kamis (16/1/2024).
Ia juga menyoroti isu digitalisasi sebagai tantangan utama perbankan saat ini. Kemajuan teknologi dan informasi, termasuk AI, meningkatkan potensi kejahatan siber.
"Karenanya, kami harus memperkuat sistem keamanan, meningkatkan kapasitas IT dan SDM, serta memastikan SOP pra dan pascakejadian berjalan optimal,” jelasnya.
Selain itu, digitalisasi layanan perbankan menjadi fokus utama. "BPD harus mulai menggunakan aplikasi mobile banking yang modern dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," tambah Adhy.
Gubernur Adhy juga mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan kepemimpinan BPD, terutama menjelang pesta demokrasi.
"BPD harus tetap profesional dan berkinerja baik, meskipun ada perubahan kepala daerah," tegasnya.
Adhy Karyono menyebutkan bahwa BPD, khususnya Bank Jatim, menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Bank Jatim setiap tahun menyumbang sekitar Rp 420 miliar ke PAD. Ini sangat membantu pembangunan daerah," katanya.
Tak hanya Provinsi, Kabupaten/Kota juga mendapat manfaat dari hasil bagi saham Bank Jatim. "Ekosistem perekonomian dan investasi kita masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan PAD," tutupnya.
Rakernas FKDK ini diharapkan mampu memperkuat peran BPD sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan daya saing di era digitalisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....