Ratusan KK Terancam Digusur, DPR Desak Pemerintah Carikan Solusi
- 25 Des 2024 20:30 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Ketidakpastian nasib menghantui sebanyak 180 kepala keluarga (KK) yang menempati lahan Pertamina di Dusun Sarakan, Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang.
Sejak tahun 2007, warga telah bermukim di tanah tersebut, namun ancaman penggusuran terus membayangi mereka.
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, mendesak pemerintah mencari solusi bagi masyarakat yang telah tinggal lebih dari 15 tahun. Menurutnya, warga tidak boleh digusur tanpa adanya solusi pengganti yang jelas.
"Jangan sampai digusur sebelum ada gantinya. Pemerintah harus segera mencari solusi bagi masyarakat ini," kata Saan, Rabu (25/12/2024)
Sebagai solusi, Saan mengusulkan pemerintah menyediakan lahan khusus yang dapat dibangun menjadi kampung nelayan yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, ia juga menyarankan agar Dusun Sarakan dikembangkan menjadi kampung wisata mangrove yang memanfaatkan potensi produk olahan ikan bandeng untuk meningkatkan perekonomian lokal.
Dalam situasi yang penuh tantangan tersebut, warga Dusun Sarakan juga menghadapi dampak bencana banjir rob yang melanda Desa Tambaksari pada 13 hingga 20 Desember 2024.
Banjir tersebut menyebabkan kerusakan pada sekitar 300 hektar tambak dari total 2.000 hektar yang ada di wilayah tersebut, yang berujung pada kerugian miliaran rupiah.
Kepala Desa Tambaksari, Katam, mengungkapkan besarnya kerugian yang dialami oleh masyarakat.
"Kerugiannya sangat besar, mencapai miliaran rupiah," kata Katam.
Sebelumnya, warga Dusun Sarakan tinggal di pinggir pantai, namun mereka terpaksa direlokasi akibat abrasi yang menghilangkan kampung mereka.
Pada tahun 2007, warga dipindahkan ke lahan milik Pertamina seluas 100 meter persegi setelah mendapat izin dari perusahaan. Meski demikian, kekhawatiran akan penggusuran tetap menghantui warga hingga kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....