Mengapa Selalu Lapar di Kala Cuaca Dingin?

  • 20 Des 2024 22:35 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Penghujung tahun cenderung menawarkan cuaca sejuk dan dingin karena intensitas hujan yang tinggi. Kondisi cuaca seperti ini, selain mendukung untuk bermalas-malasan juga berpengaruh pada rasa lapar yang terus menerus. Sebagian besar orang menyadari ketika cuaca dingin, mereka cenderung tidak kunjung merasa kenyang meski telah telah makan sebelumnya. Mengapa ini bisa terjadi,?

Dikutip dari laman BoboId segemn Parapuan, saat kedinginan, tubuh akan melakukan berbagai cara untuk menjaga tubuh tetap dalam keadaan hangat. Hal ini ternyata bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih aktif dan mengeluarkan lebih banyak energi. Energi yang dikeluarkan untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin ternyata terjadi tanpa kita sadari. Suhu udara yang rendah atau dingin membuat tubuh melakukan aktivitas bernama nonshivering thermogenesis atau NST.

NST adalah aktivitas saat tubuh bekerja untuk menghasilkan lebih banyak panas tubuh tanpa respons otot yang bergetar atau menggigil. Proses ini akan menyebabkan lebih banyak energi keluar dari biasanya, untuk menyesuaikan diri dengan udara yang dingin. Inilah sebabnya berada di tempat yang suhunya rendah bisa membuat kita lapar, karena ada lebih banyak energi yang digunakan.

Rasa lapar ini bisa dipengaruhi oleh dua hormon, yakni leptin dan ghrelin, yang mengendalikan keinginan kita untuk makan. Saat perut kosong dan kadar lemak turun, maka sel-sel di perut kita akan memicu pelepasan ghrelin. Pelepasan ghrelin inilah yang bisa menyebabkan kita merasa lapar. Sedangkan saat kita makan, maka hormon leptin akan dilepaskan dari sel-sel lemak jangka panjang yang melapisi usus dan usus besar.

Leptin kemudian akan melakukan perjalanan melalui aliran darah ke otak, yang berfungsi untuk menekan keinginan untuk makan. Dengan adanya dua hormon di dalam tubuh inilah yang menyebabkan kita jadi mudah merasa lapar ketika udara dingin. Akibatnya, tubuh akan merasa selalu lapar, karena tubuh merasa sudah membakar banyak energi dari lemak untuk menghasilkan panas tubuh.

Meski demikian, perlakukan rasa lapar secara bijak dengan cara menjaga asupan makan anda agar tidak menyebabkan obesitas dan gangguan kesehatan lainnya. Utamakan makanan berserat baik sayuran maupun buah-buahan. (RV)


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita