Adab Memuliakan Tamu

  • 15 Jan 2025 07:30 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Rasulullah SAW memberikan banyak nasihat kepada Ali bin Abi Thalib, salah satunya berkaitan dengan memuliakan tamu. Dalam program Religi Pagi Pro 1 Tarakan, Ustadz SM. Syamsuri Assegaf, S.Pd.I, menerangkan tentang adab-adab dalam memuliakan tamu.

“Jamulah tamu dengan baik. Suguhi air minum, atau makanan jika ada,” tutur ustadz.

Berbicara tentang menjamu tamu, ustadz Syamsuri juga menegaskan agar tidak memaksakan diri dengan menyuguhkan sesuatu diluar batas kemampuan. Apalagi menyuguhkan dengan maksud tertentu, seperti ingin dipuji atau pamer.

Selain menjamu dalam bentuk makanan atau minuman, kita juga dianjurkan agar memberikan penghormatan dengan waktu dan perhatian kita kepada mereka. Tidak hanya untuk menyantap hidangan, terkadang tamu datang karena ingin bertemu atau berbincang bersama tuan rumah.

Dikesempatan yang sama, Ustadz juga menerangkan banyaknya keistimewaan dalam memuliakan tamu. Salah satu diantaranya yaitu mendapatkan do’a dari tamu yang datang.

“Sejak datang mengetuk dan memberi salam, itu sudah merupakan do’a untuk tuan rumah,” ungkap Ustadz Syamsuri.

Memuliakan tamu tidak hanya memberikan berkah dan kebahagiaan untuk tamu, sekaligus untuk tuan rumah sendiri. Bertamu dan memuliakan tamu dengan adab yang baik mendatangkan pahala, berkah, dan doa, hingga meningkatkan keharmonisan sosial dan kualitas pribadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....