Kesepian : Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Manusia
- 21 Mei 2026 18:43 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Definisi kesepian yang bukan hanya soal perasaan merasa sendiri
- Kesepian berdampak pada kesehatan fisik dan mental, serta dampak kerugian lainnya
- Langkah yang bisa dilakukan oleh individu hingga tingkat global untuk mengurangi permasalahan kesepian
RRI.CO.ID, Nunukan: Menurut US Centers for Disease Control and Prevention, Kesepian adalah perasaan sendirian atau terputus dari hubungan dengan orang lain. Lebih jauh lagi diartikan sebagai cerminan adanya perbedaan jarak antara tingkat koneksi yang diinginkan dengan kenyataan yang sedang terjadi.
Faktor Penyebab Kesepian
Kesepian sendiri disebabkan oleh banyak faktor. Antara lain kesehatan yang buruk, pendapatan dan pendidikan rendah, tinggal sendirian, komunitas yang kurang mendukung, kebijakan publik yang tidak memadai dan teknologi digital.
World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 24% orang di negara berpenghasilan rendah merasa kesepian. Dua kali lipat angka kesepian yang dialami orang di negara berpenghasilan tinggi (sekitar 11%).
Dampak Kesepian
Menurut National Library of Medicine, kesepian dan isolasi sosial dapat menyebabkan dampak fisik dan mental yang signifikan dan mengganggu kehidupan. Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan mengenai dampak buruk kesepian yang ternyata bisa merugikan masyarakat dalam hal perawatan kesehatan, pendidikan, hingga permasalahan lapangan kerja.
Dampak Buruk Kesepian bagi Kesehatan
Mungkin, bagi sebagian orang kesepian kedengarannya sepele dan tidak berdampak signifikan. Namun, nyatanya kesepian dan isolasi sosial dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes, penurunan kognitif, dan kematian dini.
Selain itu, permasalahan ini juga mempengaruhi kesehatan mental, di mana orang yang kesepian itu kemungkinan mengalami depresi dua kali lipat lebih tinggi. Kesepian juga dapat menyebabkan kecemasan hingga munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.
Bagaimana Solusi Mengatasi Kesepian?
Berdasarkan laporan dari WHO Commission on Social Connection, mereka telah merencanakan rancangan aksi untuk mengurangi permasalahan kesepian ini. Ada lima aspek yang sedang difokuskan yaitu, kebijakan, penelitian, intervensi, peningkatan pengukuran (termasuk pengembangan Indeks Koneksi Sosial global), dan keterlibatan publik, untuk mengubah norma sosial dan memperkuat gerakan global untuk koneksi sosial.
Dalam skala kecil, kita juga bisa turut aktif mengurangi dampak kesepian. Misalnya dengan menghubungi teman yang membutuhkan atau yang lama tidak ada kabar, focus penuh Ketika sedang dalam percakapan, menyapa tetangga, bergabung dengan kelompok lokal, atau menjadi sukarelawan. Jika masalahnya lebih serius, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.
(Sumber: WHO, National Library of Medicine dan US Centers for Disease Control and Prevention)
BACA JUGA: Apa Benar Musik Instrumental Terbukti Bisa Menenangkan Pikiran?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....