Hapus Stigma Kusta Wujudkan Kehidupan Bermartabat Bagi Semua
- 25 Jul 2026 19:45 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kusta seharusnya tidak lagi menjadi penyakit yang merenggut kesehatan, pekerjaan, pergaulan, maupun martabat seseorang. Berkat kemajuan ilmu kedokteran, penyebab, cara penularan, gejala, hingga pengobatan kusta telah dipahami dengan baik. Obat tersedia dan pengobatan yang dijalani secara tuntas mampu menyembuhkan penyakit ini serta menghentikan penularannya.
Meski demikian, kusta masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Penyebabnya bukan hanya bakteri penyebab penyakit, tetapi juga stigma, mitos yang keliru, keterlambatan diagnosis, kemiskinan, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Berbagai faktor tersebut membuat penderita terlambat memperoleh pengobatan sehingga risiko kecacatan dan penularan tetap terjadi.
Karena itu, seruan untuk menghapus kusta harus dimaknai sebagai upaya menghilangkan penyakitnya, bukan menjauhkan orang yang mengalaminya. Penyandang kusta membutuhkan pemeriksaan sedini mungkin, pengobatan yang lengkap, pencegahan kecacatan, serta dukungan agar dapat kembali beraktivitas, bekerja, dan berinteraksi secara normal di tengah masyarakat.
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memutus rantai penularan dengan meningkatkan pemahaman tentang kusta. Penyakit ini bukan kutukan maupun akibat pelanggaran tertentu, melainkan infeksi yang dapat diobati. Dengan pengetahuan yang benar, masyarakat dapat mengurangi diskriminasi, tidak mengucilkan penderita, serta mendorong mereka untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Menghapus kusta berarti membangun lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan bebas stigma. Ketika penderita memperoleh pengobatan tepat waktu dan diterima kembali di lingkungan sosialnya, peluang kesembuhan meningkat, kecacatan dapat dicegah, dan penularan dapat dihentikan. Melawan kusta bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan sekaligus menghormati martabat setiap manusia. ( Sumber : Kemkes Ri )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....