Membedah "Seni Menyikapi Hidup" Karya Fahruddin Faiz

  • 29 Jan 2026 14:34 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Di tengah dunia yang kian obsesif terhadap pencapaian materi dan validasi eksternal, Dr. Fahruddin Faiz kembali hadir membawa penyejuk batin melalui karya literatur terbarunya. Buku berjudul Seni Menyikapi Hidup: Rahasia Melampaui Diri Sendiri resmi diterbitkan oleh Noura Books pada 9 Januari 2026.

Melalui buku ini, pakar filsafat yang dikenal lewat narasi-narasi pencerahannya ini mengajak pembaca untuk melakukan perjalanan ke dalam upaya untuk menaklukkan "diri sendiri" sebelum mencoba menaklukkan dunia.

Baca Juga: Review Buku Menghargai Seseorang yang Tidak Menghargai Kita

Menjadikan Filsafat sebagai Sahabat Keseharian

Berbeda dengan buku filsafat berat yang seringkali menjauh dari realitas, Fahruddin Faiz berhasil menerjemahkan kebijaksanaan klasik menjadi panduan hidup yang sangat aplikatif. Inti dari buku ini adalah konsep "Melampaui Diri Sendiri" (Self-Transcendence), sebuah kondisi di mana seseorang tidak lagi didikte oleh ego, nafsu, atau emosi sesaat.

Fahruddin berargumen bahwa sebagian besar penderitaan manusia modern bersumber dari ketidakmampuan mereka dalam menyikapi gejolak di dalam pikiran dan hati mereka sendiri.

Baca Juga: Mengganti Kebiasaan Buruk dengan Strategi Micro-Habits

Poin-Poin Strategis dalam "Seni Menyikapi Hidup":

· Kedaulatan Diri di Atas Keadaan: Penulis menekankan bahwa kita mungkin tidak bisa mengontrol apa yang terjadi di luar sana, tetapi kita memiliki kendali penuh atas bagaimana kita meresponsnya. Inilah esensi dari "seni menyikapi".

· Menaklukkan Ego: Fahruddin membedah bagaimana ego seringkali menjadi penjara bagi pertumbuhan jiwa. Ia memberikan tips untuk mengenali kapan ego sedang berbicara dan bagaimana cara menjinakannya agar kita bisa melihat kebenaran dengan lebih jernih.

· Hidup Berkesadaran (Mindful Living): Buku ini menguraikan pentingnya hadir sepenuhnya di momen saat ini. Menghargai setiap detik kehidupan tanpa terlalu terpaku pada penyesalan masa lalu atau kecemasan masa depan.

· Kebahagiaan yang Melampaui: Menurut Fahruddin, kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam "memiliki lebih banyak", melainkan dalam "menjadi lebih bermakna". Melampaui diri sendiri berarti mulai memikirkan kemaslahatan di luar kepentingan pribadi.

Kontribusi Noura Books dalam Literasi Spiritual

Penerbitan buku ini oleh Noura Books (Mizan Group) di awal tahun 2026 dianggap sebagai langkah tepat untuk menemani masyarakat dalam proses refleksi diri. Fahruddin Faiz tetap konsisten dengan gaya tutur yang hangat dan tidak menggurui, membuat pembaca merasa sedang diajak berdialog di bawah pohon yang rindang.

"Musuh terberatmu bukan mereka yang membencimu, melainkan dirimu sendiri yang belum selesai dengan egonya. Melampaui diri adalah kemenangan yang paling hakiki." — Salah satu petikan paling menggugah dalam buku tersebut. (Sumber: Buku Seni Menyikapi Hidup: Rahasia Melampaui Diri Sendiri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....