Siswa SDN Alu Lhok Ditargetkan Belajar di Gedung Sekolah Baru Januari 2027
- 01 Okt 2026 08:29 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Siswa SD Negeri Alu Lhok, Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, ditargetkan mulai belajar di sekolah relokasi pada Januari 2027 setelah pembangunan enam ruang kelas baru dimulai pada awal September 2026. Hal tersebut di katakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat, Irwan, M.Si, saat mendampingi tim PRR Aceh melakukan monitoring di Kecamatan Pante Ceureumen, Rabu, 30 September 2026.
“Insyaallah mudah-mudahan tahun ajaran baru di bulan Januari yang akan datang siswa kita sudah bisa bersekolah di tempat yang baru,” ucapnya.
Menurut Irwan, relokasi sekolah dilakukan setelah banjir bandang pada November 2025 merusak tebing pengaman dan sejumlah ruang kelas SD Negeri Alu Lhok yang berada di Desa Jambak. “Sebagaimana kita tahu bahwa di bulan November tahun 2025 yang lalu terjadi banjir bandang di daerah ini sehingga menyebabkan tebing pengaman yang ada di belakang SD Negeri Alu Lhok hancur dan juga menyebabkan hancurnya beberapa ruang kelas,” ujarnya.
Kini, pembangunan sekolah baru berlangsung di atas lahan yang dihibahkan pemerintah desa dan telah diproses sertifikasinya melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Kita juga berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah berkenan menghibahkan tanahnya, sehingga dengan tanah yang dihibahkan ini kita lalu melakukan proses sertifikasi tanah ke BPN,” kata Irwan.
Pembangunan tersebut mendapat bantuan enam ruang kelas, satu toilet siswa, dan satu toilet untuk dewan guru dengan pagu anggaran sekitar Rp1,5 miliar. “Anggarannya ini dari CSR salah satu lembaga influencer yaitu Tim Ekspedisi Kita Bisa, mereka bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, kemudian Kemendikdasmen untuk mengarahkan bantuan relokasi sekolah kita ini,” jelasnya.
Irwan menyebutkan, SD Negeri Alu Lhok saat ini menampung 56 siswa yang berasal dari dua desa, yakni Desa Jambak dan Desa Cangai yang berada di seberang sungai. “Di sini SD Negeri Alu Lhok sebetulnya menampung dua desa, satu Desa Cangai yang ada di seberang sungai, kemudian satu lagi warga desa yang ada di Desa Jambak,” katanya.
Selama pembangunan sekolah baru berlangsung, siswa dari Desa Jambak dan Desa Cangai menjalani proses belajar mengajar di lokasi sementara sesuai kondisi masing-masing wilayah. “Untuk warga Desa Cangai untuk sementara waktu kita tempatkan mereka di kantor desa dan posyandu di Desa Cangai untuk menjalani proses belajar mengajar sementara,” ujar Irwan.
Pemerintah daerah berharap seluruh siswa dapat kembali belajar bersama di sekolah relokasi setelah pembangunan selesai dan akses menuju lokasi kembali mendukung kegiatan pendidikan. “Mudah-mudahan nanti insyaallah Januari sudah selesai, mereka akan kembali ke sini dan jembatan gantung juga sudah akan selesai,” katanya.
Hingga Rabu (30/9/2026), progres pembangunan sekolah relokasi tersebut disebut telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada awal Desember 2026 apabila kondisi cuaca mendukung. “Insyaallah mudah-mudahan kalau tidak ada hujan dan cuaca tidak ekstrem, mudah-mudahan Desember awal sudah bisa kita resmikan,” kata Irwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....