MTQ Nasional 2026, Aceh Raih Peringkat Keempat dengan 99 Poin
- 21 Sep 2026 18:30 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Semarang - Kafilah Aceh meraih peringkat keempat pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, dengan mengoleksi 99 poin. Capaian tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Aceh untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani secara berkelanjutan.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mengapresiasi perjuangan seluruh Kafilah Aceh yang telah membawa daerah tersebut masuk empat besar nasional. Apresiasi disampaikan saat menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026 malam.
“Kita bangga. Alhamdulillah, perjuangan anak-anak membuahkan hasil dan membawa nama baik Aceh. Ini menjadi motivasi untuk pembinaan ke depan,” ujar Dek Fadh.
Sebagai bentuk apresiasi, Dek Fadh secara spontan memberikan bonus sebesar Rp200 juta kepada Kafilah Aceh. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih, pembina, official dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan MTQ Nasional XXXI.
“Ini bukan akhir. Kita harus terus melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada anak-anak kita agar prestasi seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.
Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Aceh menempati peringkat keempat bersama Jawa Timur dengan perolehan 99 poin. Peringkat pertama ditempati Kalimantan Timur dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin.
Capaian tersebut juga menjadi prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Sebelumnya, Aceh terakhir kali menempati peringkat keempat pada MTQ Nasional 2003.
Sebelum menghadiri acara penutupan, Dek Fadh menyambangi pemondokan Kafilah Aceh di Ibis Styles Simpang Lima Semarang. Ia bertemu langsung dengan peserta, pelatih, official dan pembina untuk memberikan semangat serta apresiasi atas perjuangan selama mengikuti kompetisi.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina dan official. Mereka telah bekerja keras membawa nama Aceh. Pemerintah Aceh akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi Qur’ani,” ujarnya.
Dek Fadh berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Aceh. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat menjaga sekaligus meningkatkan prestasi Aceh pada ajang MTQ tingkat nasional berikutnya.
Penutupan MTQ Nasional XXXI dilakukan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. Turut hadir Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Bupati Bireuen Mukhlis serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....