Wabup Aceh Barat: Optimalisasi PAD Harus Libatkan Dunia Usaha
- 27 Agt 2026 11:10 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil menegaskan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dilakukan dengan menata seluruh potensi penerimaan yang menjadi hak daerah secara transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikan saat membuka sosialisasi dan pembinaan pelaku usaha dalam mendukung penerimaan daerah di Aula Cabdin, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Said mengatakan, penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan pemahaman dalam meningkatkan penerimaan daerah. Menurutnya, peningkatan PAD harus berjalan seiring dengan pertumbuhan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Optimalisasi PAD bertujuan untuk memastikan potensi yang memang menjadi hak daerah dapat ditata dengan baik, dipungut sesuai ketentuan dan dikelola secara transparan serta akuntabel,” kata Said. Ia mengingatkan jangan sampai potensi penerimaan daerah hilang akibat persoalan administrasi, kurangnya pemahaman, maupun lemahnya pengawasan.
Said berharap pelaku usaha dapat menjalankan kewajibannya secara tertib dan jujur karena penerimaan daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Ia juga meminta peserta mengikuti materi sosialisasi secara seksama untuk memperbaiki tata kelola dalam menjalankan usaha.
“Kita ingin mebangun kepatuhan bukan karena pelaku usaha merasa takut, tapi karena mereka memahami bahwa kewajiban tersebut merupakan bagian dari kontribusi bersama untuk membangun Aceh Barat,” ujar Said. Menurutnya, kepatuhan pelaku usaha perlu dibangun melalui pemahaman dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan dunia usaha.
Ia menilai komunikasi yang berjalan baik dapat meningkatkan PAD tanpa menghambat perkembangan dunia usaha di Aceh Barat. Pemerintah daerah nantinya memperoleh penerimaan yang optimal, sedangkan pelaku usaha mendapatkan kepastian dan kenyamanan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
“Kita semua memahami bahwa ketika usaha tumbuh maka aktivitas ekonomi masyarakat bergerak, lapangan kerja terbuka dan pada akhirnya daerah juga akan memperoleh manfaat, Pemda tentu ingin dunia usaha berkembang dengan baik,” kata Said. Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi penerimaan daerah harus berjalan beriringan.
Said mengajak seluruh pihak membangun kesadaran bahwa peningkatan PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. “Mari kita bangun kesadaran bahwa membangun Aceh Barat bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....