Ruko Konter HP di Meureubo Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta

  • 25 Agt 2026 12:16 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Satu unit ruko di Gampong Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, terbakar pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, menyebabkan kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp250 juta. Kebakaran ruko satu lantai berkonstruksi semi permanen tersebut ditangani BPBD Aceh Barat bersama Damkar Pos Meureubo, TNI, Polri dan masyarakat setelah menerima laporan dari warga.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Darmawan, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, ruko yang terbakar terdiri atas dua pintu dengan fungsi berbeda. Satu pintu digunakan sebagai usaha konter handphone dan pulsa, sedangkan satu pintu lainnya dalam kondisi kosong karena sedang dalam proses rehabilitasi.

“Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB BPBD menerima informasi bahwa telah terjadi kebakaran ruko satu lantai berkonstruksi semi permanen di Gampong Meureubo, Kecamatan Meureubo,” kata Darmawan dalam keterangan tertulis.

Menurut Darmawan, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Tim yang diterjunkan terdiri atas armada Damkar dari Mako BPBD Aceh Barat dan Pos Meureubo untuk melakukan upaya pemadaman.

Proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena aliran listrik utama di lokasi masih menyala. Pemutusan aliran listrik harus dilakukan melalui PLN provinsi karena pengendalian arus berada di tingkat provinsi, berdasarkan informasi dari petugas PLN Meulaboh.

Darmawan menyebutkan, penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan di sekitar lokasi. “Melalui arahan Kalak BPBD Aceh Barat, Tim Damkar Pos Meureubo dan Mako BPBD Aceh Barat dikerahkan ke lokasi kebakaran,” ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Aceh Barat mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Mako BPBD dan satu unit armada dari Pos Meureubo. Selain petugas BPBD dan Damkar, unsur TNI, Polri serta masyarakat turut membantu proses penanganan kebakaran.

Darmawan mengatakan, ruko yang terbakar diketahui milik Mohammad Daud dan Suriati dengan total kerugian sementara ditaksir sekitar Rp250 juta. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.

“Api berhasil dipadamkan,” kata Darmawan.

Ia menambahkan, setelah api berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman. BPBD Aceh Barat juga melakukan pemantauan terhadap lokasi guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Darmawan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam meminimalkan risiko kebakaran meluas dan kerugian yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....