Riset USK Didorong Hasilkan Solusi untuk Pembangunan Aceh

  • 21 Agt 2026 23:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI,CO.ID, Banda Aceh- Pemerintah Aceh mendorong Universitas Syiah Kuala (USK) menghasilkan riset yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis, saat memberikan kuliah umum di Aula Sekolah Pascasarjana USK, Banda Aceh, Kamis, 20 Agustus 2026

Marthunis mengatakan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi tidak seharusnya hanya berakhir pada publikasi ilmiah atau tersimpan dalam jurnal. Menurutnya, hasil riset perlu diterapkan menjadi kebijakan, inovasi, maupun produk yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

“Riset tidak boleh hanya untuk riset. Riset harus diimplementasikan dan menghasilkan nilai tambah yang dibutuhkan oleh ekonomi,” kata Marthunis.

Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan antara lulusan dan agenda penelitian perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri serta pemerintah. Kondisi tersebut dinilai perlu dijawab melalui kolaborasi yang lebih erat antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, mengatakan kampus membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk bersama-sama menyusun agenda penelitian yang sesuai dengan persoalan nyata di lapangan.

Menurut Heru, USK memiliki kepakaran dan basis ilmiah yang dapat mendukung pemerintah daerah. Sebaliknya, pemerintah memiliki pengalaman serta kebutuhan praktis yang dapat menjadi bahan bagi perguruan tinggi dalam menentukan arah penelitian.

“Di USK kita memiliki kepakaran, pengalaman, dan pengetahuan yang bisa ditransfer ke daerah. Di sisi lain, pemerintah daerah memiliki masalah, pengalaman, dan pengetahuan praktis yang juga bisa dibawa ke USK,” jelasnya.

Heru menilai kolaborasi tersebut penting agar penelitian perguruan tinggi tidak berjalan sendiri, tetapi dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan Aceh.

“USK tidak akan maju tanpa kemajuan Aceh. Sebaliknya, pembangunan Aceh juga tidak akan optimal tanpa dukungan dan kontribusi USK,” tegasnya.

Kuliah umum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara USK dan Pemerintah Aceh dalam mendorong penelitian yang lebih sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....