UTU Peringati HUT ke-81 RI, Rektor Dorong Kampus Hasilkan Dampak Nyata

  • 18 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID,Meulaboh- Universitas Teuku Umar (UTU) memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui upacara bendera di halaman Rektorat UTU, Meulaboh, Aceh Barat. Upacara tersebut diikuti ratusan civitas akademika UTU yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada Senin, 17 Agustus 2026.

Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).

Dalam amanat tersebut, perguruan tinggi didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai persoalan bangsa. Kampus dinilai tidak cukup hanya menghasilkan lulusan maupun publikasi ilmiah, tetapi juga harus mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Tugas kita adalah memastikan republik ini berhasil sebagai bangsa. Berhasil menghadirkan kesejahteraan, membangun kemandirian, dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prof. Nyak Amir saat membacakan amanat Mendiktisaintek.

Ia juga menekankan pentingnya hasil penelitian agar tidak berhenti pada laporan maupun publikasi akademik.

“Riset tidak boleh berhenti sebagai laporan atau publikasi,” tegasnya.

Menurut amanat tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendorong berbagai inovasi, termasuk pada sektor pangan, energi, kesehatan dan kecerdasan artifisial.

Selain upacara, peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan UTU juga diisi dengan pemberian tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah PNS di lingkungan universitas.

Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia itu diberikan kepada pegawai yang telah mengabdikan diri selama 10 dan 20 tahun.

Usai menyerahkan penghargaan, Prof. Nyak Amir meminta para penerima Satyalancana Karya Satya menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan pengabdian.

“Penghargaan ini adalah bukti kesetiaan dan dedikasi kepada negara. Saya berharap para penerima Satyalancana Karya Satya tidak cepat berpuas diri, melainkan semakin produktif, melahirkan karya-karya nyata, dan menjadi teladan bagi rekan kerja serta mahasiswa di lingkungan UTU,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....