Pelatihan Bakery BLK Meulaboh Bekali Warga Siap Buka Usaha
- 05 Agt 2026 22:44 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan pembuatan roti dan kue yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Meulaboh. Pelatihan yang berlangsung selama 33 hari tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi tenaga kerja yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis di bidang bakery sehingga mampu memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri setelah menyelesaikan pelatihan.
Instruktur Tata Boga, Hamdani, mengatakan materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada proses pembuatan roti, tetapi juga teknik dasar yang menjadi kunci menghasilkan produk berkualitas.
"Peserta kami ajarkan mulai dari dasar, seperti cara menimbang bahan dengan tepat, mengolah adonan, hingga mengetahui tingkat kekalisan adonan agar menghasilkan roti yang baik," ujarnya, Rabu, 5 Agustus 2026
Menurut Hamdani, peserta juga mempelajari sedikitnya 10 variasi bentuk roti manis dengan empat hingga lima varian rasa. Selain itu, mereka dikenalkan dengan berbagai produk bakery lainnya seperti roti sobek dan pizza mini.
Ia menjelaskan, meskipun seluruh peserta menggunakan resep dan bahan yang sama, hasil akhir setiap produk tetap memiliki karakteristik berbeda karena dipengaruhi keterampilan masing-masing peserta.
"Di bidang tata boga, setiap orang memiliki sentuhan yang berbeda. Walaupun resep dan adonannya sama, hasil akhirnya bisa berbeda karena dipengaruhi teknik dan keterampilan tangan masing-masing," katanya.
Hamdani menyebutkan mayoritas peserta berasal dari kalangan ibu rumah tangga, lulusan sekolah, hingga pencari kerja yang ingin memiliki keterampilan sebagai bekal membuka usaha mikro di bidang kuliner.
Salah seorang peserta, Saripah Rahmawati, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan selama hampir dua pekan, ia kini mampu membuat berbagai jenis roti yang sebelumnya hanya dilihat di toko roti.
"Selama 12 hari mengikuti pelatihan, saya belajar banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya ketahui. Sekarang saya sudah bisa membuat roti sendiri, mulai dari proses pembuatan sampai menghiasnya," ujarnya.
Saripah berharap setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mendapatkan dukungan lanjutan berupa bantuan peralatan maupun bahan baku agar keterampilan yang diperoleh dapat langsung dimanfaatkan untuk membuka usaha.
"Harapan saya setelah selesai pelatihan ada bantuan sebagai modal awal, sehingga kami bisa membuka usaha sendiri dan ilmu yang diperoleh tidak berhenti hanya saat pelatihan," katanya.
Melalui pelatihan berbasis kompetensi tersebut, BLK Meulaboh berharap lahir tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di sektor bakery di Aceh Barat dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....