Peserta Pelatihan BLK Meulaboh Optimistis Pelatihan Jadi Modal Buka Usaha
- 04 Agt 2026 18:49 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pelatihan keterampilan yang digelar Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Meulaboh menjadi harapan baru bagi puluhan warga Aceh Barat dan Nagan Raya untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka peluang usaha mandiri. Sebanyak 48 peserta mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Pelatihan yang berlangsung selama 33 hari tersebut terdiri atas tiga program, yakni menjahit, digital marketing, serta pembuatan roti dan kue. Seluruh peserta dipersiapkan agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun usaha mandiri.
Salah seorang peserta asal Kabupaten Nagan Raya, Febi, mengaku tertarik mengikuti pelatihan setelah memperoleh informasi melalui media sosial BLK Meulaboh. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun usaha sendiri.
"Saya mengetahui informasi pelatihan ini dari media sosial BLK Meulaboh. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini saya bisa memiliki keterampilan menjahit, membeli mesin jahit, dan membuka usaha sendiri," ujarnya.

Hal senada disampaikan peserta asal Aceh Barat, Masrah. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari membuat pola hingga mengoperasikan mesin jahit yang sebelumnya belum pernah dipelajari.
Menurutnya, dukungan pemerintah setelah pelatihan berupa bantuan peralatan usaha akan sangat membantu peserta mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh.
"Harapan kami setelah selesai pelatihan ini ada bantuan mesin jahit sebagai modal awal, sehingga ilmu yang kami dapat bisa langsung dipraktikkan untuk membuka usaha di rumah," katanya.
Kepala UPTD BLK Meulaboh, Rakyal Aini, S.Psi., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.
"Pelatihan ini mencakup kelas menjahit, digital marketing, serta pembuatan roti dan kue. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun berwirausaha," ujarnya saat meninjau praktik peserta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Rakyal berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan daya saing, baik dengan bekerja di sektor industri maupun menciptakan usaha baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan di daerah.
Melalui program tersebut, BLK Meulaboh menargetkan lahirnya tenaga kerja kompeten sekaligus wirausaha baru yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Aceh Barat dan Nagan Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....