Jembatan Sikundo Segera Dibangun, Pemkab Pastikan Akses Sekolah Lebih Aman
- 23 Jul 2026 23:09 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyambut baik rencana pembangunan kembali Jembatan Gantung Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen yang rusak akibat banjir bandang. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mengembalikan kelancaran akses masyarakat, terutama bagi para pelajar yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk menuju sekolah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat, Irwan, M.Si., mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., saat mendampingi rombongan Polda Aceh meninjau lokasi Jembatan Sikundo, Kamis, 23 Juli 2026.
Irwan mengatakan, rusaknya jembatan akibat banjir yang melanda Desa Sikundo pada akhir 2025 lalu telah menghambat aktivitas pendidikan. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya.
"Jembatan gantung ataupun jembatan seadanya yang dibuat masyarakat tentu belum dapat menjamin keamanan anak-anak saat berangkat ke sekolah yang berada di seberang sungai," ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Kapolda Aceh yang berinisiatif membangun kembali jembatan gantung tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan akan memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat, khususnya peserta didik.
"Mudah-mudahan apa yang disampaikan Irwasda Polda Aceh dapat segera terwujud sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah dengan aman melalui jembatan gantung yang dibangun atas inisiasi Kapolri," katanya.
Irwan menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga terus berupaya melakukan rehabilitasi terhadap sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak banjir, termasuk di Desa Jambak, Canggai, dan Alue Lhok.
Sementara itu, Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol. Iskandar, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Kapolri kepada Kapolda Aceh untuk meninjau langsung kondisi jembatan yang rusak sekaligus melaksanakan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat.
"Kami juga melihat langsung rencana pembangunan jembatan gantung agar aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang menempuh pendidikan, dapat kembali berjalan dengan lancar," ujarnya.
Menurut Iskandar, sebagai solusi sementara, Polda Aceh akan membangun sarana penyeberangan menggunakan katrol atau sling yang dapat dimanfaatkan pelajar dan masyarakat hingga pembangunan jembatan gantung selesai.
"Mulai besok akan dibangun penyeberangan sementara agar anak-anak lebih aman menuju sekolah. Selanjutnya akan dibangun jembatan gantung permanen yang aman dan nyaman untuk digunakan masyarakat," katanya.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mengakhiri kesulitan akses yang selama ini dialami warga Desa Sikundo serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....