Aceh Jaya Matangkan Lahan SNT 2026, Siapkan Lokasi Transit Siswa

  • 15 Jun 2026 16:48 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Calang - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mengonfirmasi kesiapan lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 dalam rapat koordinasi yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hotel Atria Gading Serpong, Tangerang, Kamis, 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah prioritas penyelenggaraan SNT, termasuk Kabupaten Aceh Jaya yang telah ditetapkan sebagai salah satu lokasi pembangunan program nasional tersebut.

Rapat koordinasi diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembangunan SNT. Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya diwakili oleh Wakil Bupati Aceh Jaya Muslem D bersama sejumlah pejabat terkait.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memaparkan berbagai dokumen dan data pendukung yang berkaitan dengan kesiapan lahan pembangunan SNT. Paparan itu menjadi bagian dari proses verifikasi yang dilakukan Kemendikdasmen sebelum pembangunan sekolah dilaksanakan.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan pemeriksaan administrasi yang dilakukan tim Kemendikdasmen, secara umum seluruh persyaratan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah dinyatakan lengkap. Meski demikian, masih terdapat beberapa dokumen pendukung yang perlu disempurnakan sebagai bagian dari tahapan administrasi lanjutan.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Muslem D, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung percepatan pembangunan dan operasional Sekolah Nasional Terintegrasi. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya sangat mendukung program Sekolah Nasional Terintegrasi yang digagas oleh Kemendikdasmen. Kami telah menyiapkan lahan yang diperlukan serta berbagai dokumen pendukung sesuai ketentuan,” ujar Muslem.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan lahan pembangunan, tetapi juga telah menyediakan lokasi transit sementara. Fasilitas tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat belajar peserta didik sambil menunggu proses pembangunan dan operasional SNT selesai dilaksanakan.

“Selain itu, kami juga telah menyiapkan lokasi transit sementara sebagai tempat belajar bagi peserta didik sambil menunggu pembangunan dan operasional SNT di Aceh Jaya selesai dilaksanakan,” katanya.

Muslem menambahkan bahwa kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi di Aceh Jaya diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan yang berkualitas. Sekolah tersebut juga diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, program SNT merupakan peluang besar bagi Aceh Jaya untuk memperkuat sektor pendidikan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang bermutu. Karena itu, pemerintah daerah berharap pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Program ini merupakan peluang besar bagi Aceh Jaya untuk memperkuat sektor pendidikan. Kami berharap pembangunan SNT dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelajar di Aceh Jaya,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan hasil kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan Kemendikdasmen terkait kesiapan penyelenggaraan SNT Tahun 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati Aceh Jaya Muslem D dan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Kurniawan, S.T., M.B.A.

Kesepakatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Aceh Jaya H. Masri, Asisten I Setdakab Aceh Jaya Muhammad Milsa, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya Asy'ari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....