Pembiayaan UMi di Wilayah Kerja KPPN Meulaboh Capai Rp23 Miliar untuk 4.068 Debitur
- 30 Jul 2026 23:42 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di wilayah kerja KPPN Meulaboh yang meliputi Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Simeulue hingga 30 Juli 2026 mencapai Rp23,04 miliar. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada 4.068 debitur.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), Kabupaten Aceh Barat menjadi daerah dengan realisasi penyaluran terbesar, yakni sebesar Rp8,98 miliar dengan 1.384 debitur. Selanjutnya, Kabupaten Nagan Raya mencatat penyaluran sebesar Rp8,17 miliar kepada 1.235 debitur, diikuti Kabupaten Simeulue sebesar Rp3,03 miliar kepada 842 debitur, serta Kabupaten Aceh Jaya sebesar Rp2,83 miliar kepada 607 debitur.
Dilihat dari profil pekerjaan penerima pembiayaan, mayoritas debitur merupakan pedagang dengan jumlah 3.149 debitur atau sekitar 77,4 persen dari total penerima manfaat. Selanjutnya diikuti kelompok lain-lain sebanyak 582 debitur, petani sebanyak 205 debitur, wiraswasta sebanyak 103 debitur, karyawan swasta sebanyak 24 debitur, nelayan sebanyak 4 debitur, serta pensiunan/purnawirawan sebanyak 1 debitur.
Berdasarkan jenis pekerjaan, penerima pembiayaan Ultra Mikro di Kabupaten Aceh Barat didominasi oleh 1.236 pedagang, diikuti 88 debitur kategori lain-lain, 34 petani, dan 22 wiraswasta. Di Kabupaten Nagan Raya terdapat 1.045 pedagang, 84 petani, 69 debitur kategori lain-lain, 33 wiraswasta, dan 4 karyawan swasta. Sementara itu, di Kabupaten Aceh Jaya tercatat 521 pedagang, 51 debitur kategori lain-lain, 24 petani, dan 11 wiraswasta. Adapun di Kabupaten Simeulue terdiri atas 374 debitur kategori lain-lain, 347 pedagang, 63 petani, 37 wiraswasta, 19 karyawan swasta, serta 2 nelayan.
Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, mengatakan bahwa pembiayaan Ultra Mikro merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang belum sepenuhnya terjangkau oleh lembaga keuangan formal.
“Pembiayaan Ultra Mikro diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perekonomian masyarakat. Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah, pemerintah berupaya mendorong tumbuhnya usaha kreatif yang berkelanjutan,” ujar Linggo.
Ia menambahkan bahwa penyaluran pembiayaan UMi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro sebagai salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah.
“KPPN Meulaboh akan terus mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah melalui sinergi dengan berbagai pihak, sehingga manfaat pembiayaan UMi dapat semakin dirasakan oleh masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja KPPN Meulaboh,” tambahnya.
Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) merupakan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah bagi pelaku usaha ultra mikro yang belum dapat mengakses kredit perbankan. Program ini diharapkan menjadi jembatan menuju pembiayaan yang lebih luas sekaligus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....