Amran Yunus Optimistis BUMD Jadi Penggerak Ekonomi Nagan Raya
- 10 Jun 2026 22:58 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Suka Makmue - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Nagan Raya, Amran Yunus, S.P., M.T., menghadiri Rapat Evaluasi dan Persamaan Persepsi Dokumen Kajian Kebutuhan dan Kelayakan Usaha Pendirian BUMD Bidang Pangan dan Energi Tahun 2026 di Aula Inspektorat Kabupaten Nagan Raya, Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung secara virtual itu digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus mempercepat finalisasi dokumen kajian sebelum diajukan ke Kementerian Dalam Negeri.
Dalam kegiatan tersebut, Amran Yunus hadir mewakili Bupati Nagan Raya bersama sejumlah kepala SKPK dan pejabat terkait lainnya. Rapat turut melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dalam bidang tata kelola dan pengembangan badan usaha milik daerah.
Secara virtual, kegiatan itu juga dihadiri Direktur BUMD, BLUD, dan Barang Milik Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Drs. H. Yudia Ramli, M.Si., serta Kasubdit BUMD, Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Bambang Ardianto, S.T., M.M. Hadir pula Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mukhlis Yunus, M.S.
Dalam kesempatan tersebut, Amran Yunus menegaskan pentingnya percepatan finalisasi dokumen kajian kebutuhan dan kelayakan usaha pendirian BUMD. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi dasar utama dalam menentukan arah pengembangan usaha daerah yang potensial dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa setelah dokumen kajian selesai disempurnakan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan segera mengajukannya kepada Kementerian Dalam Negeri. Pengajuan tersebut dilakukan untuk memperoleh evaluasi dan persetujuan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Amran Yunus menilai sektor pangan dan energi memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui BUMD. Kedua sektor tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan demikian, proses pembentukan BUMD dapat segera direalisasikan sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mengoptimalkan potensi sektor pangan dan energi di Kabupaten Nagan Raya,” kata Amran Yunus.
Menurutnya, percepatan pembentukan BUMD harus mendapat dukungan seluruh pihak agar prosesnya berjalan sesuai rencana. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan akademisi dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Amran Yunus juga menyampaikan harapannya agar dokumen kajian yang telah disusun dapat segera mendapatkan persetujuan dari Kemendagri. Dengan demikian, tahapan pembentukan badan usaha milik daerah dapat segera memasuki proses implementasi.
“Semoga dokumen kajian ini dapat segera disetujui oleh Kemendagri agar BUMD tersebut dapat direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para anggota tim kajian pendirian BUMD. Muhammad Iqbal Fajri memaparkan hasil kajian sektor pangan, sedangkan kajian sektor energi disampaikan oleh Dr. Ir. Edi Munawar.
Melalui forum tersebut, Amran Yunus berharap seluruh proses pembentukan BUMD dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia optimistis kehadiran BUMD nantinya akan menjadi motor penggerak baru bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....