BPS Nagan Raya Perkuat Desa Cantik Dukung Satu Data Indonesia
- 07 Mei 2026 19:02 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Suka Makmue - Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., menyampaikan pembinaan Desa Cinta Statistik merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2018 tentang Satu Data Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Pencanangan Desa Cantik, Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026, dan FGD Standar Pelayanan Publik PST di Hotel Grand Nagan, Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya. Acara dihadiri unsur pemerintah daerah, aparatur desa, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam pemaparannya, Nuri menjelaskan bahwa program Desa Cantik menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola data di tingkat desa. Program itu juga mendukung terwujudnya sistem data yang terintegrasi secara nasional.
“Pembinaan tersebut merupakan bagian dari program Satu Data Indonesia yang dilaksanakan bersama oleh Bappeda sebagai koordinator, Diskominfo sebagai wali data, dan BPS sebagai pembina data,” ujar Nuri. Ia menyebut kerja sama lintas instansi menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Menurut Nuri, program Desa Cantik bertujuan meningkatkan kualitas data statistik desa agar lebih akurat dan terukur. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Ia mengatakan output dari program Desa Cantik berupa data desa yang akan dipublikasikan melalui aplikasi SIGAP. Aplikasi itu berada di bawah pengelolaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG).
“Karena itu, BPS bersama Bappeda, Diskominfo, dan DPMG akan melakukan pembinaan Desa Cantik hingga akhir tahun ini,” ujarnya. Pembinaan dilakukan untuk memastikan aparatur desa mampu mengelola data secara mandiri.
Nuri menambahkan program Desa Cantik telah dilaksanakan BPS sejak tahun 2022. Setiap BPS kabupaten dan kota diwajibkan memiliki sedikitnya tiga desa binaan setiap tahunnya.
“Pada tahun 2026, BPS Kabupaten Nagan Raya mencanangkan Desa Alue Ie Mameh, Desa Ujong Padang, dan Desa Jokja, Kecamatan Kuala, sebagai Desa Cantik tahun 2026,” ungkapnya. Ketiga desa tersebut dipilih sebagai desa binaan untuk penguatan pengelolaan data statistik.
Ia menilai pembangunan yang baik harus dimulai dari desa sebagai unit pemerintahan paling bawah. Oleh sebab itu, desa perlu memiliki data yang valid dan berkualitas.
“Perencanaan pembangunan terbaik bersifat bottom up, yaitu berasal dari desa,” sambungnya. Menurutnya, data desa menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.
Nuri menjelaskan desa bukan hanya menjadi ujung tombak pembangunan, tetapi juga pusat pengumpulan data sektoral. Hal itu penting untuk mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia secara menyeluruh.
“Untuk itu, diperlukan pembinaan sumber daya manusia kepada aparatur desa agar menghasilkan data yang berkualitas dari level terbawah sehingga membentuk data akurat hingga level kecamatan dan kabupaten,” jelasnya. Pembinaan SDM aparatur desa dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas data.
Selain membahas program Desa Cantik, Nuri juga memaparkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan tersebut berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.
“SE 2026 ini mencakup semua usaha, baik perorangan maupun berbadan usaha, baik yang memiliki tempat khusus, usaha rumah tangga, maupun usaha digital,” tuturnya. Pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan Sensus Ekonomi 2026 juga mencakup sektor pertanian dan nonpertanian. Pendataan dilakukan terhadap usaha milik masyarakat, swasta, maupun pemerintah.
“SE 2026 ini juga mencakup usaha pertanian dan usaha nonpertanian, baik yang dilakukan masyarakat, swasta, maupun pemerintah,” tutupnya. Ia berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Nagan Raya TR. Keumangan turut menyerahkan penghargaan kepada para keuchik dan perwakilan desa yang ditetapkan sebagai Desa Cantik tahun 2026. Penyerahan penghargaan berlangsung di hadapan para peserta kegiatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, sejumlah kepala perangkat daerah, para keuchik, aparatur gampong, serta undangan lainnya. Acara berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi bersama peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....