Jalan Nasional Berlubang di Blang Beurandang, Rawan Jadi "Lubang Maut"

  • 19 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh — Kondisi jalan nasional di kawasan Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, dikeluhkan warga akibat kerusakan parah yang tak kunjung ditangani serius. Hingga Minggu 19 April 2026, sejumlah titik badan jalan dipenuhi lubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Warga setempat menyebut kerusakan tersebut sudah berlangsung lama, namun terkesan dibiarkan tanpa penanganan menyeluruh dari pihak berwenang. Padahal, jalan ini merupakan jalur lintas strategis Meulaboh–Geumpang (Kabupaten Pidie) yang memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi.

"Sudah sering terjadi kecelakaan di sini. Pengendara terperosok ke lubang, bahkan hampir tabrakan beruntun karena kendaraan di depan menghindari lubang di tengah jalan," ujar Idris, warga setempat.

Menurutnya, kondisi jalan semakin berbahaya karena berada di kawasan tikungan tajam. Pengendara yang melaju dengan kecepatan normal kerap tidak sempat menghindari lubang yang muncul tiba-tiba di badan jalan.

Upaya perbaikan disebut pernah dilakukan, namun hanya bersifat tambal sulam dan tidak bertahan lama. Lubang yang ditutup kembali terbuka dalam waktu singkat, terutama saat diguyur hujan.

"Kalau hujan, lubang tertutup air, jadi tidak kelihatan. Ini sangat berisiko, apalagi bagi pengendara yang belum familiar dengan jalan ini," tambah Idris.

Warga khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan, jalan itu berpotensi menjadi "lubang maut" yang memakan korban jiwa. Mereka mendesak pemerintah, khususnya instansi terkait yang bertanggung jawab atas jalan nasional, untuk segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambalan sementara

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, terutama instansi Pemerintah Aceh yang berwenang mengenai jalan nasional. Mengenai rencana penanganan kerusakan jalan tersebut juga belum ada informasi berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....