Kemendagri Tinjau Jembatan Putus di Nagan Raya Bersama Polsek Darul Makmur

  • 29 Mar 2026 00:31 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Personel Polsek Darul Makmur mendampingi kunjungan perwakilan Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam rangka pengecekan jembatan putus di Dusun Blang Tripa, Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Jumat, 27 Maret 2026 sore. Kegiatan yang berlangsung pukul 17.00 WIB ini bertujuan meninjau langsung kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang serta mencari solusi penanganannya.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dr. Simule Tombo selaku Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah. Ia didampingi sejumlah pejabat Kemendagri serta jajaran pemerintah daerah setempat.

Tim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan yang mengalami kerusakan berat. Pemeriksaan meliputi struktur fondasi, pilar, abutment, girder, hingga sambungan konstruksi.

Selain itu, dilakukan analisis terhadap stabilitas tanah di sekitar lokasi jembatan. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi potensi erosi dan pergeseran tanah yang dapat memperparah kerusakan.

Hasil pengecekan menunjukkan jembatan rangka baja sepanjang sekitar 135 meter mengalami kerusakan signifikan. Sekitar 50 meter badan jembatan dilaporkan putus dan hanyut akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025.

Akibat kerusakan tersebut, sekitar 100 kepala keluarga sempat terisolasi. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan perahu sebagai sarana penyeberangan sementara.

Kondisi tanah di sekitar jembatan juga dinilai labil dan berpotensi bergeser saat curah hujan tinggi. Hal ini meningkatkan risiko keselamatan bagi warga serta memperbesar kemungkinan kerusakan lanjutan.

Kapolsek Darul Makmur, IPTU Ade Haidir, menyampaikan pihaknya turut melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung. “Kami melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan akses masyarakat dapat segera direalisasikan karena jembatan ini merupakan jalur vital,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran kepolisian juga untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Selain itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat solusi infrastruktur.

Diharapkan melalui peninjauan ini, pembangunan jembatan darurat maupun permanen dapat segera dilakukan. Dengan demikian, akses masyarakat kembali normal dan aktivitas warga tidak lagi terganggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....