Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah Pascabencana Aceh
- 31 Jan 2026 23:33 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Selasa (13/1/2026).
Rapat koordinasi ini difokuskan pada percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya terhadap satuan pendidikan yang terdampak. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pemulihan pendidikan pascabencana dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Dirjen PAUD Dikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan menjadi prioritas utama agar proses pembelajaran dapat segera kembali berjalan secara optimal dan hak belajar peserta didik tetap terjamin.
“Hari ini kita fokus pada area revitalisasi satuan pendidikan. Target kita, pada minggu terakhir Januari seluruh data sudah valid sehingga bantuan dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Gogot Suharwoto.
Ia menjelaskan, terdapat empat fokus utama dalam program revitalisasi tersebut, yakni perbaikan ruang kelas, ruang guru dan administrasi, penyediaan peralatan sekolah, serta penataan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Seluruh proses, kata dia, harus dilakukan berbasis data yang akurat agar bantuan tepat sasaran.
“Penataan sarana dan prasarana sekolah harus dilakukan secara cermat agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kondisi riil di masing-masing daerah terdampak,” jelasnya.
Rakor ini melibatkan tim khusus dari Direktorat PAUD, SD, SMP, dan SMA yang bertugas menerima serta memverifikasi data kerusakan dari 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Data tersebut menjadi dasar dalam penyaluran bantuan revitalisasi sekolah.
Peserta rapat terdiri atas Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala BPMP Provinsi Aceh, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan dari wilayah terdampak.
Melalui rakor ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap percepatan pemulihan sektor pendidikan di Aceh dapat segera terwujud, sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal dan aman bagi seluruh peserta didik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....