Jus Nanas bagi Kesehatan, dari Meredakan Batuk hingga Menjaga Pencernaan
- 19 Sep 2026 17:55 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID , Meulaboh - Jus nanas bukan hanya minuman segar untuk melepas dahaga. Buah tropis dengan rasa manis dan sedikit asam ini mengandung berbagai nutrisi yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Salah satu kandungan yang menjadi perhatian adalah bromelain, yakni enzim yang secara alami terdapat pada buah nanas.
Selain bromelain, nanas juga mengandung vitamin C, vitamin A, kalium, mangan, kalsium, serta berbagai senyawa antioksidan.
Dalam satu gelas atau sekitar 200 mililiter jus nanas, terkandung sekitar 110 kalori, 26 gram karbohidrat, 1 gram protein, 260 miligram kalium, serta 88 miligram vitamin C. Jumlah vitamin C tersebut setara dengan sekitar 98 persen rekomendasi asupan harian.
Kandungan tersebut membuat jus nanas dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, meski tidak semua manfaat telah memiliki bukti klinis yang kuat pada manusia.
Bantu redakan batuk dan hidung tersumbat
Bromelain pada nanas memiliki sifat yang dapat membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan.
Karena itu, konsumsi jus nanas kerap dikaitkan dengan kemampuan membantu meredakan hidung tersumbat dan batuk, terutama ketika seseorang mengalami pilek.
Vitamin C yang terkandung dalam nanas juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.
Jus nanas juga disebut berpotensi membantu meredakan keluhan radang tenggorokan karena memiliki kandungan yang bersifat antiinflamasi. Namun, minuman ini tetap tidak dapat menggantikan pengobatan apabila infeksi atau gangguan pernapasan membutuhkan penanganan medis.
Kandungan bromelain dalam jus nanas dapat membantu proses pemecahan protein sehingga lebih mudah dicerna tubuh. Hal ini membuat nanas berpotensi membantu menjaga kelancaran sistem pencernaan.
Jus nanas juga kerap dikaitkan dengan manfaat dalam membantu mengatasi sembelit dan perut kembung.
Namun, kandungan serat dalam jus umumnya lebih rendah dibandingkan nanas utuh, terutama jika ampas buah disaring.
Bromelain juga masih diteliti terkait potensinya dalam membantu kondisi peradangan pada saluran pencernaan.
Berpontensi membantu menjaga kesehatan jantung
Kandungan antioksidan dalam nanas membuat buah ini berpotensi membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Sejumlah penelitian awal juga mengaitkan konsumsi nanas dengan kadar kolesterol dan kesehatan pembuluh darah.
Meski demikian, bukti mengenai kemampuan jus nanas dalam menurunkan kolesterol atau mencegah penyumbatan pembuluh darah pada manusia masih terbatas. Karena itu, jus nanas tidak dapat dijadikan pengganti obat untuk kolesterol atau penyakit jantung.
Mengandung antioksidan untuk tubuh
Vitamin C, vitamin A, beta karoten, dan flavonoid yang terdapat dalam nanas memiliki aktivitas antioksidan.
Zat tersebut membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel.
Kandungan antioksidan juga membuat jus nanas dikaitkan dengan kesehatan kulit dan pencegahan tanda-tanda penuaan dini. Vitamin C sendiri berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan untuk menjaga struktur kulit.
| Baca juga: Tomat Berpotensi Bantu Atasi Mata Panda |
Mendukung penyembuhan luka
Vitamin C dan senyawa antioksidan dalam nanas juga berperan dalam proses pembentukan kolagen. Karena itu, asupan vitamin C yang cukup penting untuk mendukung proses penyembuhan luka.
Bromelain turut diteliti karena potensinya dalam membantu proses penyembuhan, termasuk pada luka tertentu.
Namun, klaim bahwa jus nanas dapat mempercepat penyembuhan luka masih membutuhkan bukti klinis yang lebih kuat.
Berpotensi membantu mredakan nyeri sendi
Sifat antiinflamasi bromelain membuat senyawa ini banyak diteliti untuk membantu mengurangi peradangan dan nyeri, termasuk pada osteoarthritis.
Meski sejumlah penelitian menunjukkan potensi tersebut, efektivitas bromelain dari jus nanas tidak dapat disamakan begitu saja dengan obat antiinflamasi. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaatnya.
Dikaitkan dengan kesehatan mata
Vitamin C, vitamin A, dan beta karoten yang terdapat dalam nanas juga dibutuhkan untuk mendukung kesehatan mata.
Asupan nutrisi yang cukup dapat membantu menjaga fungsi penglihatan.
Klaim bahwa jus nanas dapat mencegah katarak atau berbagai gangguan mata tertentu perlu dipahami secara hati-hati karena bukti ilmiahnya masih berkembang.
Berpotensi mendukung kesehatan mata
Bromelain dan vitamin C juga diteliti terkait peradangan pada saluran pernapasan.
Karena sifat antiinflamasinya, bromelain berpotensi membantu mengurangi beberapa gejala yang berkaitan dengan gangguan pernapasan.
Meski demikian, jus nanas tidak dapat digunakan sebagai terapi utama untuk asma, bronkitis, pneumonia, atau sinusitis.
Menjaga hidrasi tubuh
Kandungan air yang tinggi membuat jus nanas dapat menjadi salah satu pilihan minuman untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Kandungan mineral seperti kalium juga mendukung berbagai fungsi tubuh.
Rasa manis dan segarnya membuat jus nanas cukup populer sebagai minuman setelah beraktivitas.
potensi manfaat lain masih diteliti
Selain sejumlah manfaat tersebut, bromelain dan senyawa antioksidan dalam nanas masih terus diteliti terkait potensinya dalam berbagai kondisi kesehatan, termasuk kanker dan kesehatan reproduksi pria.
Sejumlah penelitian awal menunjukkan hasil yang menarik, tetapi sebagian besar penelitian tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa minum jus nanas dapat mencegah atau mengobati penyakit tertentu.
Tetap konsumsi dalam jumlah wajar
Meski memiliki berbagai kandungan nutrisi, konsumsi jus nanas tetap perlu dibatasi. Jus buah dapat mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi tanpa memperhatikan porsinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....