Sering Lupa? Kebiasaan Sehari-hari Ini Mungkin Merusak Fungsi Otak Anda

  • 24 Agt 2026 16:05 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kesehatan dan fungsi otak. Kurang tidur, konsumsi gula berlebihan, stres berkepanjangan, kurang aktivitas fisik, hingga terlalu lama menggunakan perangkat digital menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Kebiasaan tersebut tidak selalu secara langsung menyebabkan kerusakan sel otak, namun jika dilakukan terus-menerus dapat berdampak terhadap konsentrasi, daya ingat, kualitas tidur, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah kurang tidur. Tidur yang cukup berperan penting dalam proses pemulihan tubuh dan fungsi otak. Kurang tidur secara terus-menerus dapat menyebabkan seseorang lebih sulit berkonsentrasi dan mudah lupa.

Selain itu, konsumsi gula secara berlebihan juga perlu dibatasi. Pola makan tinggi gula dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama apabila berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat dianjurkan memperhatikan jumlah gula yang dikonsumsi setiap hari.

Stres berkepanjangan juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkonsentrasi dan mengingat informasi. Mengelola stres melalui istirahat yang cukup, aktivitas fisik, maupun kegiatan yang menyenangkan dapat membantu menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif.

Kebiasaan jarang bergerak turut menjadi perhatian. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah, yang pada akhirnya mendukung kesehatan otak.

Sementara itu, kurang minum air atau dehidrasi dapat membuat tubuh merasa lelah dan dalam kondisi tertentu dapat mengganggu konsentrasi. Memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebugaran tubuh.

Penggunaan ponsel dan perangkat digital dalam waktu lama juga perlu diatur. Paparan layar yang berlebihan, terutama menjelang waktu tidur, dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat seseorang lebih sulit beristirahat.

Untuk menjaga kesehatan otak, masyarakat dapat menerapkan sejumlah kebiasaan sederhana, seperti tidur sekitar 7 hingga 8 jam setiap malam, mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, berolahraga secara teratur, memenuhi kebutuhan cairan, serta memberikan waktu istirahat dari penggunaan perangkat digital.

Menjaga kesehatan otak pada dasarnya tidak hanya dilakukan melalui satu kebiasaan, tetapi melalui pola hidup yang seimbang. Konsistensi dalam menjaga tidur, pola makan, aktivitas fisik, pengelolaan stres, dan penggunaan perangkat digital menjadi bagian penting untuk mendukung fungsi otak tetap optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....