Hindari Kebiasaan Buruk ini Biar Jantung Tetap Sehat

  • 13 Jul 2026 22:31 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Jantung adalah organ vital yang tak pernah berhenti bekerja sepanjang hidup kita. Sayangnya, banyak dari kita tanpa sadar melakukan kebiasaan sehari-hari yang perlahan tapi pasti merusak jantung.

Penting untuk mengidentifikasi dan menghentikan kebiasaan buruk ini sebelum terlambat. Penyakit jantung seringkali merupakan hasil akumulasi dari gaya hidup yang kurang sehat selama bertahun-tahun, kabar baiknya, banyak faktor risiko penyakit jantung bisa dimodifikasi.

Dengan mengubah kebiasaan buruk, kita bisa secara signifikan mengurangi risiko tersebut. Berikut sulteng.pikiran-rakyat.com merilis Senin 13 Juli 2026 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari mulai sekarang agar jantung Anda tetap sehat sampai tua.

  1. Duduk Terlalu Lama Sepanjang Hari.

    Di era digital, banyak pekerjaan dan aktivitas yang mengharuskan kita duduk berjam-jam. Gaya hidup sedenter atau kurang gerak ini dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi, bahkan jika Anda berolahraga secara teratur di luar jam duduk. Usahakan untuk bergerak setiap 30-60 menit.

  2. Mengelola Stres dengan Cara Tidak Sehat.

    Stres kronis dapat memicu peningkatan tekanan darah, detak jantung, dan kadar kortisol, yang semuanya dapat berdampak negatif pada jantung. Mengelola stres dengan cara yang tidak sehat seperti makan berlebihan, merokok, atau minum alkohol justru memperparah risiko.

  3. Kurang Konsumsi Buah dan Sayuran.

    Buah dan sayuran kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting untuk kesehatan jantung. Kekurangan asupan ini berarti Anda kehilangan nutrisi penting yang melindungi jantung dari kerusakan dan peradangan.

  4. Mengabaikan Pemeriksaan Kesehatan.

    Rutin Tidak mengetahui angka tekanan darah, kadar kolesterol, atau gula darah Anda adalah kebiasaan buruk yang berbahaya. Banyak penyakit jantung berkembang tanpa gejala di tahap awal. Pemeriksaan rutin adalah cara terbaik untuk mendeteksi masalah lebih awal dan mengambil tindakan pencegahan.

  5. Konsumsi Makanan Olahan dan Tinggi Gula Berlebihan.

    Makanan cepat saji, camilan kemasan, minuman manis, dan makanan tinggi gula lainnya mengandung lemak trans, lemak jenuh, sodium, dan gula tambahan yang tinggi. Semua ini dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, dan peradangan, merusak pembuluh darah dan membebani jantung.

  6. Kurang Tidur Berkualitas.

    Tidur kurang dari 7 jam per malam secara konsisten dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes, yang semuanya merupakan faktor risiko penyakit jantung. Kurang tidur juga memicu hormon stres yang berdampak buruk pada jantung.

  7. Merokok dan Paparan Asap Rokok.

    Merokok adalah salah satu pemicu utama penyakit jantung. Bahan kimia dalam rokok merusak lapisan pembuluh darah, mempercepat pengerasan arteri, dan meningkatkan risiko penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Bahkan menjadi perokok pasif pun berbahaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....