Kebiasaan Menahan Pipis Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Faktanya

  • 30 Jun 2026 22:44 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Menahan buang air kecil atau pipis sesekali umumnya tidak menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Namun, jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali dalam jangka panjang, risiko gangguan pada saluran kemih dan kandung kemih dapat meningkat.

Saat kandung kemih terisi, tubuh akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah waktunya buang air kecil. Mengabaikan dorongan tersebut terlalu sering dapat membuat kandung kemih bekerja lebih keras dan berpotensi memengaruhi fungsinya.

Berikut lima fakta yang perlu diketahui mengenai dampak kebiasaan menahan pipis terhadap kesehatan.

1. Meningkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih

Menahan pipis terlalu lama dapat membuat bakteri berada lebih lama di dalam saluran kemih. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada orang yang memang rentan mengalami infeksi.

Gejala ISK dapat berupa nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, anyang-anyangan, urine keruh, hingga demam pada kasus yang lebih berat.

2. Membuat Kandung Kemih Meregang Berlebihan

Kandung kemih memiliki kemampuan untuk menampung urine dalam jumlah tertentu. Jika terus dipaksa menahan urine dalam waktu lama, otot kandung kemih dapat meregang secara berlebihan sehingga kemampuan mengosongkan kandung kemih secara optimal bisa terganggu.

3. Memicu Rasa Nyeri dan Tidak Nyaman

Semakin lama urine ditahan, tekanan di dalam kandung kemih akan semakin meningkat. Hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian bawah, panggul, hingga muncul rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Berpotensi Memperburuk Gangguan Kandung Kemih

Pada orang yang memiliki gangguan kandung kemih atau saluran kemih, kebiasaan menahan pipis dapat memperparah gejala yang sudah ada. Karena itu, dokter umumnya menyarankan agar buang air kecil dilakukan segera setelah muncul dorongan.

5. Tidak Baik Jika Menjadi Kebiasaan

Sesekali menahan pipis karena kondisi tertentu, seperti saat berkendara atau menghadiri rapat, biasanya tidak menimbulkan masalah serius pada orang yang sehat. Namun, jika dilakukan setiap hari, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem kemih.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter apabila muncul keluhan seperti nyeri hebat saat buang air kecil, urine berdarah, demam, nyeri pinggang, atau sulit buang air kecil. Gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan yang memerlukan penanganan medis.

Tips Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Jangan menunda buang air kecil saat sudah muncul keinginan untuk pipis.

Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup setiap hari.

Jaga kebersihan area genital untuk membantu mencegah infeksi.

Batasi konsumsi minuman berkafein jika memicu iritasi kandung kemih.

Terapkan pola hidup sehat untuk menjaga fungsi ginjal dan saluran kemih tetap optimal.

Menahan pipis sesekali umumnya bukan masalah. Namun, menjadikannya sebagai kebiasaan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, sebaiknya dengarkan sinyal tubuh dan segera buang air kecil ketika muncul keinginan agar kesehatan saluran kemih tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....