Berikut Beberapa Gejala Autoimun pada Anak yang Patut di Waspadai
- 26 Jun 2026 23:39 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Penyakit autoimun pada anak merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan tubuh yang sehat. Meski tergolong tidak umum, penyakit ini perlu dikenali sejak dini karena gejalanya sering menyerupai penyakit lain. Diagnosis dan penanganan yang cepat dapat membantu mencegah komplikasi serta kerusakan organ.
Dokter menjelaskan bahwa gejala autoimun pada anak sangat bervariasi, tergantung pada jenis penyakit dan organ yang terdampak. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan apabila keluhan muncul berulang atau berlangsung dalam waktu lama.Dikutip rri.co.id pada Jum’at 26 Juni 2026, dari berbagai sumber.
Berikut Tanda-Tanda Autoimun pada Anak :
1. Demam berulang tanpa penyebab yang jelas.
Anak mengalami demam yang sering kambuh meski tidak ditemukan infeksi yang jelas.
2. Mudah lelah dan lesu.
Anak tampak kehabisan energi, mudah lelah, atau tidak bersemangat meski sudah cukup beristirahat.
3. Nyeri, bengkak, atau kaku pada sendi.
Keluhan pada sendi, terutama pada pagi hari atau yang berlangsung terus-menerus, dapat menjadi salah satu tanda penyakit autoimun tertentu.
4. Ruam pada kulit.
Ruam yang muncul berulang, tidak kunjung membaik, atau disertai gejala lain perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut.
5. Berat badan sulit naik atau menurun.
Gangguan pertumbuhan, penurunan berat badan, atau berat badan yang tidak bertambah sesuai usia dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, termasuk autoimun.
6. Sariawan yang sering kambuh.
Sariawan berulang tanpa penyebab yang jelas juga dapat ditemukan pada beberapa penyakit autoimun.
7. Gangguan pencernaan berkepanjangan.
Diare kronis, sakit perut berulang, atau gangguan pencernaan yang tidak membaik perlu dievaluasi oleh dokter.
8. Rambut rontok berlebihan.
Kerontokan rambut yang tidak biasa, terutama bila disertai gejala lain, dapat menjadi salah satu tanda gangguan autoimun.
Perlu diingat, gejala seperti demam, ruam, atau nyeri sendi tidak selalu berarti anak menderita penyakit autoimun. Banyak penyakit lain memiliki tanda yang serupa. Oleh karena itu, diagnosis hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan oleh tenaga medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....