Tips Aman Konsumsi Daging di Lebaran Idul Adha 1447 H

  • 26 Mei 2026 13:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah identik dengan beragam hidangan daging kurban seperti gulai Aceh, rendang, Sop dan kari. Namun di balik kenikmatan tersebut, penderita hipertensi, kolesterol tinggi, dan asam urat perlu lebih berhati-hati agar tidak memicu gangguan kesehatan setelah menyantap daging secara berlebihan. Dikutip rri.co.id pada Selasa 26 Mei 2026 dari berbagai sumber, penderita penyakit metabolik tetap boleh menikmati daging kurban, asalkan memperhatikan jenis daging, cara pengolahan, serta porsi konsumsi.

Batasi Porsi Daging.

Penderita hipertensi dan asam urat disarankan tidak mengonsumsi daging secara berlebihan dalam satu waktu. Idealnya, konsumsi daging berkisar 50–100 gram per hari agar kadar kolesterol dan tekanan darah tetap terkontrol. Mengonsumsi terlalu banyak daging merah dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dalam tubuh yang berisiko memicu tekanan darah tinggi, kolesterol naik, hingga nyeri sendi akibat asam urat kambuh.

Pilih Daging Rendah Lemak.

Masyarakat dianjurkan memilih bagian daging tanpa lemak seperti has dalam, paha, atau sirloin. Bagian berlemak seperti iga dan perut sebaiknya dihindari karena mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat memperburuk hipertensi dan kolesterol. Selain itu, lemak yang menempel pada daging sebaiknya dibuang sebelum dimasak untuk mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah.

Hindari Jeroan

Bagi penderita asam urat, jeroan menjadi makanan yang perlu diwaspadai. Hati, usus, paru, dan otak mengandung purin serta kolesterol tinggi yang dapat memicu lonjakan asam urat dan memperburuk kondisi kesehatan. Ahli kesehatan menyarankan agar konsumsi jeroan dibatasi bahkan dihindari selama Idul Adha, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gout, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Gunakan Cara Masak yang Lebih Sehat.

Cara pengolahan daging juga sangat menentukan dampaknya bagi tubuh. Metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dinilai lebih sehat dibanding menggoreng atau menggunakan santan berlebihan. Penggunaan garam, penyedap, dan santan pekat sebaiknya dikurangi karena dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh.

Perbanyak Sayur, Buah, dan Air Putih

Untuk menjaga keseimbangan tubuh, konsumsi daging perlu diimbangi dengan sayur dan buah yang kaya serat seperti timun, tomat, pepaya, apel, dan semangka. Serat membantu mengurangi penyerapan lemak dan kolesterol dalam darah. Selain itu, memperbanyak minum air putih juga penting untuk membantu proses metabolisme dan menjaga kadar asam urat tetap stabil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....