Kaya Kolagen, Ceker Ayam Diduga Bantu Jaga Kulit Tetap Awet Muda
- 15 Apr 2026 18:33 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh — Ceker ayam diketahui mengandung kolagen tinggi yang berpotensi mendukung kesehatan kulit, termasuk membantu menjaga elastisitas dan memperlambat tanda penuaan.
Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa ceker ayam merupakan salah satu sumber kolagen alami yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional maupun bahan baku gelatin.
Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri Universitas Udayana, disebutkan bahwa ceker ayam memiliki kandungan kolagen tinggi pada bagian kulit dan jaringan ikatnya. Kolagen tersebut tersusun atas asam amino utama seperti glisin, prolin, dan hidroksiprolin yang berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh, termasuk kulit manusia.
Penelitian lain yang dimuat dalam Makassar Dental Journal juga menyebutkan bahwa kolagen dari ceker ayam berperan sebagai scaffold atau kerangka alami yang membantu proses regenerasi jaringan, termasuk pada proses penyembuhan luka. Selain itu, kandungan kolagen dan omega-3 di dalamnya juga memiliki sifat anti-inflamasi yang mendukung kesehatan jaringan tubuh.
Studi lainnya dalam BIOLINK Journal menunjukkan bahwa hidrolisat kolagen dari ceker ayam memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan kolagen utuh. Aktivitas antioksidan ini berkaitan dengan kemampuannya melawan radikal bebas yang menjadi salah satu faktor penuaan kulit.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa efek “awet muda” dari konsumsi kolagen ceker ayam tidak bersifat instan. Kolagen yang dikonsumsi tetap harus melalui proses pencernaan dan dipecah menjadi asam amino sebelum digunakan tubuh untuk sintesis kolagen baru.
Hingga saat ini, berbagai penelitian juga masih dilakukan untuk mengoptimalkan ekstraksi kolagen dari ceker ayam, termasuk melalui metode enzimatis dan hidrolisis untuk meningkatkan kualitas serta bioaktivitasnya.
Dengan demikian, ceker ayam dapat menjadi alternatif sumber kolagen alami yang potensial, meskipun manfaatnya terhadap kesehatan kulit tetap dipengaruhi oleh pola konsumsi, metabolisme tubuh, serta gaya hidup secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....