Berikut 5 Penyebab Motor Boros BBM
- 02 Apr 2026 21:24 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Di tengah harga minyak mentah yang semakin naik, pemilik kendaraan harus pintar menghemat BBM. Walaupun harga BBM tidak ada kenaikan pada 1 April 2026 kemarin, hemat BBM penting dilakukan. Tercatat ada 5 penyebab motor menjadi boros bensin.
Pernah merasa performa motor jadi lebih berat ditambah dengan konsumsi bensin yang makin boros? Berikut motorplus-online.com merilis Kamis 2 April 2026 faktor berubahnya performa motor gara-gara lima hal sepele ini.
1. Setelan Karburator Tidak Pas
Bersyukurlah kamu yang motornya sudah menggunakan sistem injeksi (PGM-FI) karena tidak perlu berurusan dengan komponen yang satu ini.
Untuk motor yang masih menggunakan sistem karburator, setelan angin karburator harus selalu dicek. Setelan angin ini yang menentukan campuran antara udara dan BBM.
Kalau tidak pas, dijamin bikin motor jadi boros. Kalau motor sudah injeksi, perbandingannya langsung diatur sama ECU.
2. Motor Lama Tidak Dicuci
Memang ada hubungannya antara motor yang kotor dengan konsumsi BBM? Jangan salah, motor yang lama tidak dicuci akan menimbulkan kerak-kerak di bagian as roda sehingga laju perputaran roda akan seret.
| Baca juga: BBM B50 Jenis Bahan Bakar Baru Rilis Juli |
Selain itu, kotoran yang menempel di kampas rem dan tromol drum brake juga menjadi faktor penghambat laju motor. Akibatnya perlu tenaga ekstra agar motor mau melaju yang berarti konsumsi BBM lebih banyak.
3. Busi Tidak Sesuai Spesifikasi
Kalau melihat ukurannya yang kecil mungkin banyak yang menganggap sepele. Busi memegang peranan penting sebagai pemantik api untuk membakar BBM sehingga menghasilkan tenaga pada mesin motor.
Harus sering cek komponen yang satu ini, sebab rata-rata umurnya hanya 10.000km sebelum mengalami penurunan performa. Pastikan juga mengganti busi sesuai dengan spek motor.
4. Saringan Udara Kotor.
Saringan udara yang kotor bikin aliran udara jadi tersumbat dan mengakibatkan campuran bensin dan udara yang dibakar busi menjadi tidak sempurna. Ada dua jenis saringan udara nih, kering dan basah.
Kalau saringan udara motor tipe kering tinggal dibersihkan aja tiap 5000km. Kalau pakai saringan udara yang bertipe basah, biasanya sih memang harus diganti di rentang pemakaian 10.000km
5. Tekanan Angin Ban Kurang
Pernah merasakan berkendara dengan kondisi ban kempes? Wajarnya tekanan angin ban harus selalu dicek setiap 2 minggu sekali alias jangan menunggu sampai ban motor kempes.
Malah terkadang ban memang tidak terlihat kempes, tapi tekanannya sudah berkurang. Ini yang bikin motor jadi terasa berat dan akibatnya boros BBM deh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....