Naik Perahu, Ketahui Penyebab Mual yang Sering Diabaikan

  • 27 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh — Perjalanan menggunakan perahu menjadi salah satu sarana transportasi maupun aktivitas wisata yang banyak diminati, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan. Namun, sebagian orang kerap mengalami mual saat berada di atas perahu, terutama ketika baru pertama kali melakukan perjalanan di laut. Kondisi tersebut dikenal sebagai mabuk laut atau seasickness. Berikut rri.co.id telah merangkum Sebelum Naik Perahu, Ketahui Penyebab Mual yang Sering Diabaikan

Mabuk laut terjadi ketika otak menerima sinyal yang berbeda dari mata, telinga bagian dalam, dan otot tubuh. Saat perahu bergoyang mengikuti gelombang, telinga bagian dalam mendeteksi adanya gerakan. Sementara itu, mata terkadang melihat lingkungan di dalam perahu tampak diam. Perbedaan informasi tersebut membuat otak mengalami kebingungan sehingga memicu gejala seperti mual, pusing, keringat dingin, hingga muntah.

Selain belum terbiasa dengan gerakan ombak, kondisi fisik juga dapat memengaruhi munculnya mabuk laut. Kurang tidur, kelelahan, perut kosong, maupun rasa cemas sebelum perjalanan dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami mual selama berada di atas perahu.

Untuk mengurangi risiko mabuk laut, penumpang disarankan beristirahat yang cukup sebelum berangkat dan mengonsumsi makanan dalam porsi secukupnya. Hindari makanan yang terlalu berminyak atau berlebihan sebelum perjalanan karena dapat memperparah rasa mual.

Selama berada di atas perahu, penumpang dianjurkan mengarahkan pandangan ke arah cakrawala atau objek yang stabil di kejauhan. Cara tersebut membantu otak menyesuaikan informasi antara penglihatan dan keseimbangan tubuh. Duduk di bagian tengah perahu yang cenderung lebih stabil serta menjaga sirkulasi udara juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Bagi masyarakat yang memiliki riwayat mabuk perjalanan, penggunaan obat antimabuk sesuai anjuran tenaga kesehatan dapat menjadi pilihan sebelum melakukan perjalanan. Penumpang juga sebaiknya menghindari membaca buku atau terlalu lama menatap layar telepon genggam selama perahu bergerak karena dapat memperburuk gejala.

Meskipun mabuk laut umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan. Dengan memahami penyebabnya dan melakukan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan perahu dengan lebih aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....