Hari Lahir Pancasila, Wabup Aceh Barat Ajak Perkuat Persatuan

  • 02 Jun 2026 19:21 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat itu menjadi momentum memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam upacara tersebut, Said Fadheil membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah masyarakat.

"Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni, ini adalah momentum untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar Said Fadheil.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat bangsa yang majemuk. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dinilai mampu menjadi landasan dalam menjaga persatuan sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian dunia.

Said mengatakan, Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Keberagaman yang dimiliki Indonesia justru menjadi kekuatan besar yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik global,” katanya.

Menurutnya, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 serta prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dijalankan Indonesia.

Ia menambahkan, kontribusi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Keterlibatan pasukan perdamaian Indonesia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta berbagai upaya mediasi konflik regional menunjukkan komitmen bangsa terhadap kemanusiaan dan perdamaian.

Pada kesempatan itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi, kata Said, harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai moral dan kemanusiaan.

Selain itu, Wakil Bupati Aceh Barat juga mengingatkan para penyelenggara pemerintahan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Setiap program pembangunan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Pastikan setiap kebijakan yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap semangat persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan bangsa dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....