Budidaya Lobster Air Tawar Berpotensi Tingkatkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

  • 04 Apr 2026 12:30 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Budidaya lobster air tawar dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah tantangan krisis global. Hal ini telah dibuktikan oleh pegiat budidaya lobster.

Salah satu pembudidaya di Aceh Barat, Said Wahyu, mengatakan usaha ini telah ia jalankan selama hampir dua tahun dan dinilai cukup menjanjikan. Selain mudah dijalankan, biaya operasional budidaya juga relatif rendah, terutama untuk pakan.

"Pakan bisa memanfaatkan bahan sederhana seperti toge, daun ketapang kering, hingga sisa makanan rumah tangga yang masih layak, sehingga biaya produksi dapat ditekan," ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Dari sisi teknis, budidaya lobster air tawar juga tergolong efisien. Ketinggian air kolam cukup dijaga sekitar 10 sentimeter, sehingga lebih hemat air dan mudah dalam perawatan.

Untuk kebutuhan konsumsi, lobster air tawar umumnya dapat dipanen pada usia 5 hingga 6 bulan, dengan ukuran ideal sekitar 20 hingga 25 ekor per kilogram.

Selain itu, usaha ini dinilai fleksibel karena dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga dan remaja. Perawatan harian pun relatif sederhana dan hanya membutuhkan waktu singkat.

Di sisi lain, lobster air tawar juga memiliki nilai tambah dari aspek konsumsi. Dagingnya yang empuk dan bercita rasa lezat diminati pasar, serta dinilai lebih sehat karena rendah lemak.

Budidaya ini juga dapat dilakukan di lahan terbatas dengan memanfaatkan kolam terpal atau wadah sederhana, sehingga cocok dikembangkan pada skala rumah tangga.

Dengan potensi tersebut, budidaya lobster air tawar diharapkan dapat dikembangkan lebih luas melalui pelatihan dan kemitraan masyarakat, guna memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....