Waspada Risiko Kebakaran Selama Ramadan
- 07 Mar 2026 23:37 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama bulan Ramadan, terutama akibat kelalaian dalam penggunaan kompor dan instalasi listrik di rumah.
Koordinator Pemadam Kebakaran Aceh Barat, Ahmad Syah, mengatakan sebagian besar kasus kebakaran terjadi karena faktor kelalaian manusia. Ia menyebutkan hampir 80 persen kejadian kebakaran dipicu oleh kurangnya kewaspadaan terhadap sumber api maupun penggunaan listrik.
“Hampir 80 persen kejadian kebakaran disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti meninggalkan kompor menyala atau penggunaan listrik yang berlebihan” ujarnya, Rabu 04 Maret 2026.
Menurutnya, aktivitas masyarakat di dapur cenderung meningkat selama Ramadan, terutama saat menyiapkan makanan sahur dan berbuka puasa. Kondisi ini berpotensi memicu kebakaran jika kompor ditinggalkan dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan karena dapat menyebabkan korsleting listrik. Bahan yang mudah terbakar serta alat pemantik api juga sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak.
Ahmad Syah menjelaskan, apabila terjadi kebakaran kecil akibat kompor, masyarakat tidak dianjurkan langsung menyiram api dengan air. Api dapat dipadamkan dengan menutupnya menggunakan kain basah, pasir, atau alat pemadam api ringan (APAR) agar tidak semakin membesar.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik menjelang Idul Fitri agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti mematikan peralatan listrik dan memastikan kompor tidak menyala.
Jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi pemadam kebakaran Aceh Barat melalui nomor 0655-7551413 atau WhatsApp di 0811-0689-1171. Petugas pemadam kebakaran siap siaga selama 24 jam untuk menerima laporan dan membantu masyarakat menangani kejadian kebakaran.