Viral di Medsos! Pengelola Air Terjun Janggot Bantah Ada Laporan Ban Motor Hilang

  • 16 Sep 2026 08:57 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pengelola Air Terjun Gunung Janggot, Dusun Seganteng, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, membantah adanya laporan kehilangan ban depan sepeda motor wisatawan di kawasan objek wisata tersebut.

Bantahan ini disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi sepeda motor wisatawan dengan bagian ban depan yang disebut hilang. Video berdurasi sekitar 30 detik itu kemudian ramai mendapat tanggapan warganet.

Ketua Pengelola Air Terjun Gunung Janggot, Humaili, mengatakan pihaknya tidak menerima satu pun laporan dari pengunjung terkait kehilangan tersebut pada Senin, 14 September 2026.

Menurutnya, dirinya bersama sejumlah pengelola tetap melakukan penjagaan seperti biasa sepanjang hari. Namun, tidak ditemukan kejadian kehilangan maupun laporan dari wisatawan.

“Pada hari itu kami bersama teman-teman pengelola bertugas seperti biasanya. Sepanjang hari kami tidak menemukan adanya kehilangan ataupun laporan dari pengunjung terkait kehilangan roda sepeda motor,” kata Humaili.

Humaili menjelaskan, kawasan Air Terjun Gunung Janggot memiliki beberapa akses masuk. Salah satunya berada melalui wilayah Desa Setiling. Pada akses tersebut, menurut dia, belum terdapat petugas yang berjaga.

Karena itu, pengelola belum dapat memastikan apakah kejadian yang ditampilkan dalam video tersebut benar terjadi di area yang berada dalam pengawasan mereka, termasuk lokasi dan kronologi kejadiannya.

Humaili juga menanggapi munculnya berbagai komentar warganet yang mempertanyakan sistem keamanan dan penjagaan kendaraan pengunjung. Ia meminta informasi mengenai kejadian di kawasan wisata dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pengelola.

“Kami menghormati media dan kebebasan pers. Kami berharap media juga memberikan ruang kepada kami selaku pengelola untuk menyampaikan fakta dan klarifikasi sebelum ditayangkan secara luas,” ujarnya.

Ia menilai klarifikasi penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan persepsi keliru terhadap keamanan Air Terjun Gunung Janggot.

Terlebih, Air Terjun Gunung Janggot tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar.

Humaili berharap informasi mengenai kawasan wisata tersebut disampaikan secara berimbang, mengingat pemberitaan maupun informasi yang viral di media sosial dapat memengaruhi kepercayaan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Meski membantah menerima laporan kehilangan, pengelola tetap berkomitmen meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Wisatawan juga diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila mengalami kehilangan atau kejadian yang tidak diinginkan selama berada di kawasan wisata.

Humaili menegaskan, klarifikasi tersebut bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan meluruskan informasi yang beredar dan menjaga kepercayaan pengunjung serta keberlangsungan ekonomi masyarakat di kawasan Air Terjun Janggot.

Sementara itu, dalam video yang beredar di media sosial yang diterima RRI, terlihat kondisi bagian depan sepeda motor wisatawan yang disebut kehilangan ban. Video tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet.

Sejumlah komentar mempertanyakan sistem pengamanan kendaraan pengunjung dan keberadaan petugas parkir. Ada pula yang menilai kejadian tersebut, jika benar terjadi, dapat berdampak terhadap citra objek wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....