Telaga Biru Berawal dari “Reban” Swadaya Warga Gunung Paok
- 18 Agt 2026 18:19 WIB
- Mataram
Poin Utama
- telaga biru desa perian
- wisata alam telaga biru desa perian lombok timur
- kuliner viral desa perian montong gading lombok timur
RRI.CO.ID, Mataram - Wisata Alam Telaga Biru yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Dusun Gunung Paok, Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, NTB, ternyata memiliki perjalanan panjang sebelum dikenal sebagai salah satu tujuan wisata alam.
Ketua Pengelola Wisata Alam Telaga Biru, Hasbi, mengatakan kawasan tersebut telah melalui proses pengembangan sekitar tujuh hingga sembilan tahun.
Ia menjelaskan, sebelum dikenal dengan nama Telaga Biru, lokasi tersebut oleh masyarakat setempat disebut “reban”. Reban merupakan bendungan sederhana yang dibangun oleh masyarakat terdahulu untuk memenuhi kebutuhan air, terutama bagi warga Gunung Paok yang tinggal di wilayah dataran lebih tinggi.
Menurut Hasbi, keberadaan reban saat itu sangat penting untuk membantu mengalirkan air menuju sawah maupun kebun masyarakat. Keterbatasan air mendorong warga mengambil inisiatif bergotong royong membangun bendungan secara swadaya tanpa fasilitas seperti yang terlihat saat ini.
“Reban itu bendungan orang tua dulu pada zaman sulitnya air di Gunung Paok. Masyarakat di sana butuh air untuk perairan sawah dan kebunnya supaya bisa mengalir,” ungkap Hasbi.
Menariknya, bendungan tersebut pada awalnya hanya menggunakan material sederhana berupa tanah dan karung. Hasbi mengatakan pembangunan itu benar-benar merupakan hasil swadaya masyarakat Gunung Paok. Bahkan, bendungan tersebut pernah mengalami kerusakan atau ambruk ketika menghadapi kondisi tertentu.
Namun, kerusakan itu tidak membuat masyarakat menyerah. Hasbi menuturkan warga kembali melakukan gotong royong untuk memperbaikinya. Dari semangat kebersamaan itulah keberadaan reban terus dipertahankan hingga kemudian berkembang dan memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar penampungan air.
Kisah awal terbentuknya Telaga Biru tersebut disampaikan Hasbi dalam Obrolan Budaya Pro 4 RRI Mataram, yang tayang melalui kanal YouTube RRI Mataram Official. Perjalanan dari sebuah reban sederhana hingga menjadi kawasan wisata ini menjadi bagian awal dari rangkaian panjang pengembangan Telaga Biru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....